himpuh.or.id

Merasa Sangat Dirugikan! PT Zam Zam Indah Abadi Bantah Terlibat Kasus Penipuan Tiket Pesawat

Kategori : Berita, PPIU, Ditulis pada : 14 Oktober 2026, 23:12:34

FotoJet - 2026-10-14T232318.475.jpg

HIMPUHNEWS — Suasana tenang di kantor PT Zam Zam Indah Abadi mendadak terusik ketika seorang tamu datang membawa amarah. Bukan untuk mendaftar ibadah ke Tanah Suci, kedatangan tamu tersebut justru melayangkan tuduhan berat: menuntut pertanggungjawaban atas kasus penipuan hingga mengancam akan menyita aset kantor.

Akar masalahnya bermula dari kemiripan nama bisnis. PT Zam Zam Indah Abadi diseret ke dalam pusaran isu penipuan tiket pesawat yang diduga dilakukan oleh PT Zamzam Illahi Wisata bersama oknum bernama Ricky Alpian atau Ricky Fath.

Direktur Operasional PT Zam Zam Indah Abadi, H. Iriawan, mengungkapkan momen menggelisahkan saat perusahaannya mendadak menjadi sasaran salah alamat.

"Awalnya pernah ada orang yang menghubungi kami, katanya mau ke kantor. Dan kami persilakan, barangkali dia mau daftar umrah. Sampai di sana dia malah minta kita bertanggung jawab atas tindak penipuan yang tidak kita lakukan, bahkan mau sita aset dan sebagainya. Akhirnya kita jelasin, dia keliru, ini beda perusahaan," ujar Iriawan kepada Himpuh News, Rabu (14/10/2026).

Badai rumor tak berhenti di situ. Isu liar kian menggelombang saat seseorang menyebat foto bangunan kantor PT Zam Zam Indah Abadi lengkap dengan narasi miring yang menyebut mereka sebagai entitas penipu di grup WhatsApp.

Langkah tegas pun langsung diambil manajemen untuk membendung isu palsu tersebut.

"Dari situ kami langsung respon cepat. Kami minta yang menyebarkan untuk membuktikan bahwa tuduhannya kepada kami itu benar. Wal hasil dia mengaku salah dan meminta maaf. Tapi kami tetap tidak terima, ini pencemaran nama baik, kami akan tuntut," ucapnya.

Atas dasar inilah, PT Zam Zam Indah Abadi menerbitkan Surat Klarifikasi dan Pemberitahuan nomor 075/ZIA-EXT/X/2026 tanggal 13 Oktober 2026.

"Kami tegaskan bahwa perusahaan kami tidak memiliki hubungan hukum maupun operasional apapun dengan terduga PT Zamzam Illahi Wisata," kata Iriawan.

Ia mencatat sedikitnya sudah tiga orang korban yang menghubungi mereka untuk menuntut kejelasan. Dari penuturan para korban, total nilai kerugian yang dialami akibat penipuan tiket tersebut terbilang fantastis, yakni menembus angka miliaran rupiah.

Padahal, secara fokus bisnis, PT Zam Zam Indah Abadi sama sekali tidak bergerak di bidang penjualan tiket penerbangan umrah.

"Sementara kami sama sekali tidak menjual tiket, kami hanya menjual paket umrah dan haji. Kami tegaskan kembali bahwa perusahaan yang kami bangun selalu berusaha menunaikan amanah sebaik mungkin kepada jemaah," terangnya.

Dampak dari salah sasaran ini dirasakan cukup memukul iklim usaha perusahaan. Pertanyaan demi pertanyaan bermunculan dari para agen, mitra travel, hingga vendor yang dibuat ragu oleh kesimpangsiuran informasi di lapangan.

"Jujur kami merasakan dampak yang cukup serius dari peristiwa ini, banyak agen kami, mitra dan vendor yang bertanya-tanya kok Zam Zam Indah Abadi kayak gini," ungkap Iriawan dengan nada prihatin.

Guna membentengi calon jemaah dan masyarakat luas dari potensi kerugian, manajemen kembali mewanti-wanti agar seluruh transaksi keuangan hanya dialirkan melalui rekening resmi atas nama PT Zam Zam Indah Abadi.

"Segala bentuk kerugian yang disebabkan atas nama tersebut, pihak PT Zam Zam Indah Abadi tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun. Kami menegaskan bahwa setiap transaksi dengan PT Zam Zam Indah Abadi hanya melalui rekening resmi perusahaan, di luar itu kami tidak bertanggung jawab," pungkas Iriawan mengakhiri keterangannya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id