himpuh.or.id

Dari Nusuk sampai Gerbang Otomatis, Ini Cara Arab Saudi Permudah Perjalanan Jemaah Haji Umrah

Kategori : Berita, Ditulis pada : 15 Oktober 2026, 07:10:25

Saudi-Arabia-King-Abdulaziz-International-Airport-Jeddah.jpg

HIMPUHNEWS - Arab Saudi terus mengembangkan layanan digital untuk mendukung perjalanan jemaah haji, umrah, dan wisatawan internasional. Pemanfaatan teknologi mencakup pemeriksaan imigrasi otomatis di bandara, layanan terpadu melalui aplikasi Nusuk, hingga sistem digital untuk merencanakan perjalanan dan menggunakan transportasi umum.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan perjalanan, mulai dari kedatangan di bandara hingga mobilitas di kota tujuan. Namun, setiap layanan memiliki cakupan dan ketentuan berbeda, sehingga tidak seluruh fasilitas dapat digunakan oleh semua kategori pelancong.

Arab Saudi Terapkan Gerbang Imigrasi Otomatis

Salah satu fasilitas yang mendukung kelancaran kedatangan penumpang adalah gerbang pemeriksaan paspor otomatis atau automated passport gates.

Menurut laporan Saudi Press Agency pada Maret 2025, sebanyak 152 gerbang paspor otomatis telah diterapkan di sejumlah bandara yang melayani Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah.

Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan dokumen perjalanan dilakukan melalui sistem otomatis bagi penumpang yang memenuhi persyaratan. Kehadiran fasilitas tersebut di sejumlah bandara utama Arab Saudi berpotensi membantu memperlancar arus kedatangan dan keberangkatan penumpang.

Meski demikian, penggunaan gerbang otomatis tetap mengikuti ketentuan otoritas imigrasi. Ketersediaan fasilitas tidak berarti seluruh pemegang paspor dapat menggunakannya tanpa pemeriksaan tambahan.

Aplikasi Nusuk Perluas Layanan bagi Jemaah

Di sektor haji dan umrah, Arab Saudi mengembangkan aplikasi Nusuk sebagai salah satu pintu akses layanan digital bagi jemaah.

Pada Mei 2026, program Nusuk dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menambahkan 30 layanan baru sehingga jumlah layanan yang tersedia melampaui 130. Pada periode yang sama, jumlah pengguna aplikasi secara global dilaporkan telah melebihi 51 juta.

Layanan yang disediakan mencakup panduan ibadah, peta, jadwal transportasi, serta informasi mengenai kepadatan dan pergerakan jemaah di sejumlah lokasi. Fitur-fitur tersebut dapat membantu pengguna memperoleh informasi perjalanan dan merencanakan aktivitas selama berada di Tanah Suci.

Bagi jemaah, ketersediaan informasi dalam satu platform dapat mempermudah persiapan perjalanan dan membantu memahami layanan yang tersedia. Namun, Nusuk tidak menggantikan kewajiban memiliki visa yang sesuai, izin haji apabila diwajibkan, maupun pengaturan perjalanan lain yang tidak tercakup dalam aplikasi.

Dengan demikian, jemaah tetap perlu memastikan persyaratan perjalanan melalui saluran resmi serta mengikuti ketentuan yang berlaku untuk masing-masing jenis kunjungan.

Transportasi Digital Dukung Mobilitas di Riyadh

Pengembangan layanan digital Arab Saudi juga mencakup perjalanan di luar rangkaian ibadah. Di Riyadh, Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh mencantumkan aplikasi Darb sebagai sarana perencanaan perjalanan dan pembelian tiket transportasi.

Sistem tersebut melengkapi jaringan transportasi umum, termasuk Riyadh Metro yang menghubungkan sejumlah kawasan di ibu kota Arab Saudi. Koridor metro yang melayani bandara juga menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi penumpang yang melanjutkan aktivitas ke pusat kota.

Selain perencanaan perjalanan melalui aplikasi, sistem transportasi Riyadh mendukung metode pembayaran tertentu menggunakan kartu bank dan perangkat seluler. Namun, metode yang dapat digunakan bergantung pada layanan, jenis pembayaran, dan dukungan sistem yang tersedia.

Bagi jemaah umrah maupun wisatawan yang melakukan perjalanan mandiri, kombinasi informasi rute dan pilihan pembayaran dapat membantu menyusun perjalanan dari bandara menuju akomodasi atau tujuan lainnya.

Meski demikian, pengguna sebaiknya memeriksa informasi resmi mengenai rute, jadwal, tarif, dan metode pembayaran sebelum berangkat. Ketersediaan layanan digital tidak selalu berarti seluruh moda transportasi telah menggunakan satu sistem pembayaran yang sama.

Teknologi Digital Belum Menghapus Seluruh Tahapan Perjalanan

Pengalaman perjalanan yang praktis tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pemeriksaan imigrasi. Jemaah dan wisatawan juga perlu mengurus dokumen perjalanan, memahami ketentuan masuk, memastikan transportasi lanjutan, serta menyelesaikan proses check-in di hotel.

Karena itu, layanan digital di Arab Saudi perlu dipahami berdasarkan fungsi masing-masing. Gerbang otomatis berfokus pada pemeriksaan imigrasi, Nusuk menyediakan layanan yang berkaitan dengan perjalanan ibadah, sedangkan Darb mendukung perencanaan perjalanan dan pembelian tiket transportasi di Riyadh.

Integrasi yang lebih baik di antara berbagai layanan tersebut dapat membantu mengurangi kerumitan perjalanan. Namun, manfaatnya tetap bergantung pada kelayakan pengguna, cakupan layanan, ketersediaan jaringan, dan kemampuan sistem menangani kondisi ketika pemeriksaan digital tidak dapat diselesaikan.

Bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia, langkah praktis yang tetap penting adalah memastikan dokumen perjalanan lengkap, mengikuti informasi resmi dari otoritas Arab Saudi dan penyelenggara perjalanan, serta menyiapkan alternatif apabila layanan digital tidak dapat digunakan.

Pengembangan teknologi tersebut menunjukkan arah modernisasi layanan perjalanan Arab Saudi. Keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya fitur digital yang tersedia, tetapi juga oleh seberapa mudah jemaah dan wisatawan menggunakannya dalam perjalanan nyata.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id