himpuh.or.id

Jemaah Umrah Diimbau Waspadai Penerbangan Transit ke Tanah Suci

Kategori : Berita, Ditulis pada : 16 Oktober 2026, 06:30:21

 

travel-main-image-1024x576.jpg

HIMPUHNEWS — Jemaah umrah Indonesia diminta lebih cermat memilih rute penerbangan menuju Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Pemerintah mengimbau jemaah mewaspadai jalur transit tertentu, meskipun penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah dilaporkan masih berjalan aman.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan imbauan tersebut saat menghadiri kegiatan 8th International Hajj Fund 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

“Tetap berhati-hati, terutama buat umrah yang harus transit ke daerah-daerah tertentu yang harus dicermati,” ujar Menhaj Irfan.

Imbauan kewaspadaan itu muncul setelah adanya laporan serangan kelompok Houthi terhadap bandara di Riyadh, Arab Saudi, yang dikabarkan menyebabkan korban dari kalangan jemaah umrah asal sejumlah negara.

Situasi tersebut mendorong pemerintah mengingatkan jemaah agar memperhatikan jalur perjalanan, terutama apabila penerbangan mengharuskan transit di wilayah yang berpotensi terdampak perkembangan keamanan.

Meski demikian, Irfan memastikan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, penerbangan langsung dari Indonesia menuju bandara di Jeddah dan Madinah masih dalam kondisi aman. Hingga saat itu, tidak terdapat keterlambatan penerbangan langsung hingga satu atau dua jam.

“Sampai hari ini setelah penerbangan langsung, itu masih aman. Tidak ada keterlambatan yang sampai satu hingga dua jam. Alhamdulillah masih aman,” jelasnya.

Kendati penerbangan langsung dilaporkan kondusif, jemaah tetap diminta menghindari wilayah yang dianggap rawan serta mengikuti perkembangan informasi dan arahan dari otoritas setempat.

Wamenhaj Sarankan Pilih Penerbangan Langsung

Senada dengan Menhaj, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyarankan jemaah Indonesia mengutamakan penerbangan langsung menuju Madinah atau Jeddah untuk meminimalkan risiko selama perjalanan.

“Kemlu RI dan Kemenhaj hanya mengimbau agar jamaah Indonesia memilih penerbangan direct ke Madinah atau Jeddah,” kata Dahnil.

Dahnil menambahkan, Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan otoritas Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi keamanan.

Hingga saat itu, pemerintah belum mengeluarkan keputusan untuk melarang perjalanan ke Arab Saudi. Namun, pemantauan terhadap perkembangan keamanan tetap dilakukan.

Dengan kondisi tersebut, jemaah umrah diharapkan lebih cermat dalam menentukan rute perjalanan, memperhatikan informasi resmi, dan mengutamakan aspek keselamatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id