Resmi! Indonesia Jadi Negara Asing Pertama yang Punya Properti di Makkah

HIMPUHNEWS — Indonesia mencetak sejarah penting di kancah internasional. Melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Indonesia resmi menjadi negara asing pertama yang memiliki properti di kawasan megaproyek Thakher Makkah, Arab Saudi.
Akuisisi bernilai fantastis, yakni SR2 miliar (sekitar $531,4 juta atau setara Rp8,6 triliun), ini ditandai dengan penyerahan sertifikat kepemilikan langsung oleh pihak pengembang, Thakher Development.
Dalam transaksi besar ini, Danantara resmi mengamankan kepemilikan atas: Hotel Novotel Thakher Makkah (memiliki 1.461 kamar dalam tiga menara setinggi 19 lantai yang nantinya bisa menampung sekitar 4.400 jemaah haji setiap musimnya). Serta 14 bidang tanah di sekitarnya dengan total luas mencapai 44.088 meter persegi.
"Ini adalah momen bersejarah bagi Thakher Makkah. Menyambut negara asing pertama yang memiliki properti di destinasi kami mencerminkan kepercayaan internasional terhadap Thakher Makkah," ujar CEO Thakher Development, Faisal Shaker seperti dilansir dari Arabnews.com, Senin (19/10/2026).
"Sebagai Thakher Development, kami merancang peluang investasi untuk kemitraan dalam skala ini, dan kami bangga telah membawa transaksi ini dari penandatanganan hingga terbitnya sertifikat kepemilikan dalam waktu sepuluh bulan," tambahnya.
Sementara itu, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah konkret dalam membangun platform investasi jangka panjang di Arab Saudi.
"Ini menandai awal dari kemitraan ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Kami akan terus memperdalam kerja sama bilateral dengan menjajaki peluang di Madinah dan sektor-sektor lain," ujar Rosan.
Tidak berhenti sampai di situ, Danantara telah menyiapkan rencana lanjutan untuk mengembangkan 14 bidang tanah yang baru dibeli. Di atas lahan tersebut, akan dibangun:
1. Hotel-hotel baru dengan kapasitas sekitar 6.000 kamar tambahan.
2. Sebuah pusat perbelanjaan (mal) modern yang menampung lebih dari 90 gerai retail.
3. Total estimasi investasi tambahan ini juga menelan biaya lebih dari SR2 miliar.
Adapun operasional Hotel Novotel Thakher Makkah akan tetap dikelola oleh jaringan perhotelan global, Accor.
Kawasan Thakher Makkah sendiri berdiri di atas lahan seluas 320.000 meter persegi dan berlokasi strategis hanya sekitar 1,2 kilometer sebelah utara Masjidil Haram. Pembelian ini sekaligus menjadi buah dari aturan baru kepemilikan properti oleh warga/lembaga non-Saudi yang resmi berlaku sejak Januari lalu.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
