himpuh.or.id

Penerbangan Saudi Berangsur Pulih, Bandara Riyadh Mulai Buka Rute Domestik Terbatas

Kategori : Berita, Ditulis pada : 22 Oktober 2026, 10:00:31

WhatsApp Image 2026-10-22 at 11.08.26.jpeg

HIMPUHNEWS — Aktivitas penerbangan di sejumlah bandara utama Arab Saudi mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah gangguan keamanan dan pembatasan wilayah udara. Penerbangan di Jeddah, Madinah dan Dammam tetap berlangsung, sementara Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dilaporkan mulai kembali melayani penerbangan domestik secara terbatas.

Pemulihan tersebut masih berlangsung secara hati-hati. Jadwal penerbangan sejumlah maskapai dapat berubah sewaktu-waktu karena faktor keamanan dan kondisi operasional.

Di Jeddah dan Madinah, sejumlah layanan internasional mulai kembali beroperasi. Malaysia Airlines, misalnya, melanjutkan penerbangan terjadwal ke kedua kota tersebut pada 18 Oktober.

Sementara itu, penerbangan di Bandara Internasional King Fahd, Dammam, juga masih berlangsung meski terdapat sejumlah gangguan layanan.

Riyadh Mulai Buka Penerbangan Terbatas

Bandara King Khalid di Riyadh mengalami gangguan operasional setelah dua serangan pada 8 Oktober 2026. Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi atau GACA mengonfirmasi adanya serangan terhadap fasilitas bandara dan sebuah pesawat Saudia.

Insiden tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia, sejumlah orang terluka, serta menimbulkan kerusakan properti berdasarkan pernyataan resmi pemerintah Arab Saudi.

GACA sempat mengumumkan bahwa operasional bandara akan kembali pada 9 Oktober. Namun, pada 12 Oktober, penangguhan operasional diperpanjang untuk menyelesaikan pemeriksaan keselamatan.

Pada 21 Oktober, muncul laporan bahwa penerbangan domestik secara terbatas mulai kembali beroperasi di Riyadh.

Namun, belum terdapat konfirmasi pemerintah yang terverifikasi secara independen mengenai jumlah penerbangan yang telah berjalan, persentase kapasitas yang sudah dipulihkan, maupun jadwal dimulainya kembali layanan internasional secara penuh.

Karena itu, laporan mengenai pembukaan kembali Bandara Riyadh perlu dibedakan dari konfirmasi resmi mengenai ketersediaan seluruh layanan penerbangan.

Jeddah dan Madinah Mulai Pulihkan Layanan

Berbeda dengan Riyadh yang mengalami pembatasan lebih panjang, sejumlah layanan penerbangan di Jeddah dan Madinah telah mulai dipulihkan.

Malaysia Airlines kembali menjalankan penerbangan terjadwal pada 18 Oktober melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

Pemulihan ini memberikan tambahan akses bagi wisatawan internasional, pelaku perjalanan bisnis, serta jamaah yang bepergian untuk keperluan ibadah.

Namun, belum seluruh rute dan layanan penerbangan kembali seperti kondisi normal. Penumpang tetap perlu memeriksa jadwal langsung kepada maskapai sebelum melakukan perjalanan.

Dammam Tetap Melayani Penerbangan

Bandara Internasional King Fahd di Dammam juga masih menangani penerbangan di tengah situasi operasional yang belum sepenuhnya stabil.

Laporan dari penyiar publik pemerintah India pada 15 Oktober menyebutkan penerbangan di Dammam, Jeddah dan Madinah tetap berlangsung, meskipun sejumlah layanan mengalami gangguan.

Kondisi tersebut membuat status operasional setiap rute perlu diperiksa secara individual. Pembukaan operasional sebuah bandara tidak otomatis berarti seluruh penerbangan yang biasanya dilayani bandara tersebut sudah kembali berjalan.

Wilayah Udara Saudi Masih Jadi Perhatian

Pemulihan penerbangan juga berlangsung di tengah peringatan mengenai risiko keamanan wilayah udara.

European Union Aviation Safety Agency (EASA) menerbitkan Conflict Zone Information Bulletin atau CZIB-2026-09 pada 30 September 2026. Buletin tersebut mencantumkan potensi risiko yang berkaitan dengan rudal, drone, aktivitas pertahanan udara dan jatuhnya puing.

Peringatan tersebut berlaku untuk wilayah tertentu di Jeddah Flight Information Region dan dijadwalkan ditinjau kembali pada 16 November 2026.

EASA merekomendasikan agar penerbangan menghindari wilayah tertentu yang telah ditetapkan dan tetap berhati-hati di wilayah lainnya.

Peringatan tersebut bukan berarti seluruh wilayah udara Arab Saudi ditutup. Namun, maskapai dapat menyesuaikan jadwal penerbangan berdasarkan penilaian operasional dan faktor keselamatan.

Tiga Bandara Utama Punya Peran Besar

Gangguan penerbangan di Riyadh menjadi perhatian karena Bandara King Khalid merupakan salah satu gerbang penerbangan terbesar Arab Saudi.

Data General Authority for Statistics menunjukkan Bandara King Khalid menangani sekitar 40,8 juta penumpang sepanjang 2025 dengan sekitar 296.800 pergerakan pesawat.

Jumlah tersebut menempatkan Riyadh sebagai bandara tersibuk kedua di Arab Saudi setelah Bandara King Abdulaziz di Jeddah.

Pada 2025, Jeddah mencatat 53,5 juta penumpang dan sekitar 314.400 pergerakan pesawat. Sementara Dammam melayani 13,7 juta penumpang dengan sekitar 108.500 pergerakan pesawat.

Secara keseluruhan, ketiga bandara tersebut menangani sekitar 108 juta penumpang pada 2025 atau sekitar 76,7 persen dari total pergerakan penumpang di bandara-bandara Arab Saudi.

Angka tersebut merupakan statistik tahunan dan tidak menggambarkan jumlah penumpang maupun penerbangan yang beroperasi selama gangguan pada Oktober 2026.

Penumpang Diminta Cek Penerbangan Sebelum Berangkat

Di tengah pemulihan yang berlangsung bertahap, penumpang internasional perlu memperhatikan perubahan jadwal dan kondisi keamanan sebelum berangkat.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam pembaruan 12 Oktober 2026 masih menempatkan Arab Saudi pada Level 3 atau meminta warga AS untuk mempertimbangkan kembali perjalanan. Peringatan tersebut mencantumkan konflik bersenjata, terorisme, serangan rudal dan aktivitas drone sebagai sejumlah risiko keamanan.

Peringatan tersebut juga menyebut adanya gangguan signifikan terhadap penerbangan komersial.

Bagi calon penumpang, kondisi ini berarti tersedianya kembali operasional bandara belum tentu menunjukkan seluruh rute penerbangan telah normal.

Penumpang sebaiknya memastikan status penerbangan secara langsung kepada maskapai dan memeriksa imbauan perjalanan dari pemerintah masing-masing sebelum menuju bandara.

 

Sumber: Travel and Tour World

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id