Saudi Bawa Pengalaman Kelola Haji dan Kerumunan Besar ke Forum PBB

HIMPUHNEWS— Pengalaman mengelola jutaan jemaah haji dan kerumunan besar menjadi salah satu materi yang dibawa Arab Saudi dalam rangkaian pertemuan tingkat tinggi Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Delegasi Arab Saudi dipimpin Wakil Menteri Kesehatan untuk Perencanaan dan Pengembangan Abdulaziz bin Hamad Ar-Rumaih. Dalam rangkaian agenda tersebut, Saudi menyoroti pengelolaan kesehatan pada musim haji sebagai bagian dari pengalaman menghadapi risiko kesehatan dalam skala besar.
Menurut laporan surat kabar Saudi Okaz, Arab Saudi memaparkan sistem pemantauan, mekanisme peringatan dini, serta respons cepat yang diterapkan dalam pengelolaan musim haji dan kerumunan besar.
Pengalaman tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan mengenai penguatan kesiapsiagaan dunia menghadapi ancaman kesehatan dan pandemi.
Haji Jadi Contoh Pengelolaan Kerumunan Besar
Pengelolaan musim haji memiliki karakteristik khusus karena melibatkan pergerakan dan konsentrasi jemaah dalam jumlah besar dalam waktu serta wilayah yang relatif terbatas.
Dalam forum PBB, Saudi menempatkan pengalaman tersebut sebagai bagian dari praktik pengelolaan risiko kesehatan, khususnya melalui pemantauan kondisi, sistem peringatan dini, dan kemampuan merespons situasi secara cepat.
Kerajaan juga menegaskan bahwa keamanan kesehatan global merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kerja sama antarnegara dinilai penting dalam meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai ancaman kesehatan.
Selain membahas pengalaman pengelolaan haji, Arab Saudi turut menyoroti upaya memperkuat produksi peralatan dan kebutuhan medis di tingkat lokal maupun regional.
Penguatan tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan rantai pasok medis, terutama ketika terjadi situasi darurat kesehatan yang dapat meningkatkan kebutuhan alat dan perlengkapan kesehatan secara cepat.
Bahas Kesiapan Hadapi Pandemi
Ar-Rumaih juga menghadiri pertemuan tingkat tinggi kedua Majelis Umum PBB mengenai pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons terhadap pandemi.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama multilateral serta penerapan berbagai komitmen internasional ke dalam langkah konkret.
Pembahasan juga mencakup aspek keadilan, solidaritas, penguatan kapasitas nasional, serta ketahanan sistem kesehatan dalam menghadapi potensi krisis kesehatan di masa mendatang.
Arab Saudi dalam kesempatan tersebut menyambut pengesahan Perjanjian Organisasi Kesehatan Dunia tentang Pandemi serta perubahan terhadap Peraturan Kesehatan Internasional.
Perkuat Kerja Sama Kesehatan Global
Selain mengikuti forum tingkat tinggi, Ar-Rumaih mengadakan sejumlah pertemuan bilateral dengan menteri, pejabat, serta pimpinan organisasi internasional.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di sektor kesehatan, pertukaran pengalaman, dan pengembangan kemitraan untuk menghadapi berbagai persoalan kesehatan global.
Delegasi Arab Saudi juga mengikuti sejumlah pertemuan lain yang membahas vaksinasi, penyakit tidak menular, kesehatan ibu dan anak, serta respons terhadap keadaan darurat kesehatan.
Melalui rangkaian pertemuan tersebut, Arab Saudi membawa pengalaman pengelolaan kesehatan dalam skala besar, termasuk saat musim haji, ke dalam pembahasan yang lebih luas mengenai kesiapan dan ketahanan kesehatan global.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
