himpuh.or.id

Dana Haji Dipakai Belanja di Saudi, Ekonom: Kenapa Tak Muter di Ekosistem Syariah?

Kategori : Berita, Ditulis pada : 07 Oktober 2026, 06:00:46

Hajj Pilgrimage and Islamic Finance Flows.png

HIMPUHNEWS — Besarnya dana haji yang dikelola dinilai belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah jika sebagian transaksi penggunaannya masih mengalir ke luar ekosistem tersebut. Ekonom syariah Adiwarman Azwar Karim menilai persoalan itu perlu mendapat perhatian, terutama pada tahap penggunaan dana untuk kebutuhan jemaah di dalam dan luar negeri.

Adiwarman menjelaskan, proses penghimpunan dan pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah berjalan sesuai prinsip syariah. Tantangan muncul ketika dana tersebut mulai digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan penyelenggaraan haji.

“Begitu kita pakai uangnya untuk persiapan pra-haji dan pasca-haji di dalam negeri, ini uangnya keluar dari ekosistem syariah,” ujar Adiwarman dalam Seminar Nasional Ekonomi Syariah di Jakarta.

Tiga Tahap Perputaran Dana Haji

Adiwarman membagi alur pengelolaan dan penggunaan dana haji ke dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah penghimpunan dana dari calon jemaah serta pengelolaannya oleh BPKH. Menurut dia, tahap ini telah berjalan baik dan memenuhi prinsip syariah.

Tahap berikutnya berkaitan dengan penggunaan dana untuk kebutuhan persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan jemaah di dalam negeri. Pada tahap inilah, menurut Adiwarman, sebagian dana mulai keluar dari ekosistem keuangan syariah.

Aliran dana yang lebih besar kemudian terjadi pada tahap ketiga ketika pembayaran dilakukan untuk berbagai layanan di luar negeri, termasuk tiket pesawat, akomodasi, dan katering di Arab Saudi.

“Belum lagi tahap tiga ketika uang ini digunakan untuk belanja tiket pesawat terbang, akomodasi, dan katering di luar negeri,” lanjutnya dikutip dari MUI Digital, Selasa (6/10/2026).

Menurut Adiwarman, penggunaan dana pada dua tahap terakhir perlu diperhatikan agar besarnya dana yang dikelola dapat memberikan dampak lebih besar terhadap pertumbuhan ekosistem keuangan syariah.

Dorong BSI Buka Cabang di Arab Saudi

Salah satu solusi yang didorong Adiwarman adalah memperluas jaringan perbankan syariah Indonesia hingga negara tujuan penyelenggaraan haji. Ia secara khusus berharap Bank Syariah Indonesia (BSI) dapat membuka kantor cabang di Arab Saudi.

“Kita harapkan mudah-mudahan Bank Syariah Indonesia cepat-cepat buka cabang di Saudi Arabia, sehingga dananya muter-muter saja di ekosistem syariah,” katanya.

Keberadaan jaringan perbankan syariah Indonesia di Arab Saudi dinilai dapat mendukung transaksi pembayaran berbagai layanan jemaah sekaligus menjaga agar sebagian perputaran dana tetap berada dalam ekosistem keuangan syariah.

Adiwarman menilai langkah tersebut penting mengingat besarnya dana yang dikelola dalam ekosistem haji. Jika perputaran dana dapat diperluas di dalam ekosistem syariah, pertumbuhan sistem keuangan syariah juga dinilai dapat berlangsung lebih cepat.

“Jika dana haji ini bisa muter di ekosistem syariah, maka pertumbuhan sistem keuangan syariah kita akan jauh lebih cepat mengikuti besarnya dana yang dikelola,” ujar Adiwarman.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id