Besaran Bipih Haji 2027 Tiap Embarkasi: Surabaya dan Dhoho Termahal, Aceh Paling Murah
.
HIMPUHNEWS - Besaran biaya haji yang dibayar langsung oleh jemaah pada 2027 berbeda-beda di setiap embarkasi. Selisihnya mencapai Rp14,5 juta antara embarkasi dengan Bipih tertinggi dan terendah, berdasarkan rincian biaya yang ditetapkan untuk keberangkatan jemaah haji Indonesia.
Embarkasi Surabaya dan Dhoho menempati posisi tertinggi dengan Bipih masing-masing Rp61,3 juta per jemaah. Sebaliknya, Embarkasi Aceh menjadi yang paling rendah dengan biaya Rp46,8 juta.
Secara nasional, rata-rata Bipih ditetapkan sebesar Rp54,65 juta per jemaah. Sementara itu, total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 mencapai rata-rata Rp98,47 juta per orang.
Perbedaan biaya antarembarkasi terutama dipengaruhi komponen penyelenggaraan haji, termasuk jarak penerbangan dan kebutuhan bahan bakar pesawat atau avtur.
Daftar Lengkap Bipih Haji 2027 di 15 Embarkasi
Berikut rincian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2027 berdasarkan embarkasi keberangkatan jemaah Indonesia:
| No. | Embarkasi | Bipih per Jemaah |
|---|---|---|
| 1 | Aceh | Rp46,8 juta |
| 2 | Medan | Rp47,2 juta |
| 3 | Padang | Rp47,3 juta |
| 4 | Balikpapan | Rp53,1 juta |
| 5 | Banjarmasin | Rp53,3 juta |
| 6 | Lombok | Rp53,5 juta |
| 7 | Batam | Rp54,7 juta |
| 8 | Palembang | Rp55,3 juta |
| 9 | Solo | Rp55,9 juta |
| 10 | Yogyakarta | Rp55,9 juta |
| 11 | Jakarta | Rp56,7 juta |
| 12 | Kertajati | Rp58,3 juta |
| 13 | Makassar | Rp58,6 juta |
| 14 | Surabaya | Rp61,3 juta |
| 15 | Dhoho | Rp61,3 juta |
Data tersebut menunjukkan bahwa jemaah yang berangkat melalui Surabaya dan Dhoho menanggung Bipih tertinggi, sementara jemaah dari Aceh memiliki Bipih terendah. Besaran yang harus dibayar setiap jemaah mengikuti ketentuan biaya pada embarkasi keberangkatannya.
Pelunasan Haji 2027 Rata-rata Rp23,05 Juta
Selain perbedaan Bipih antarembarkasi, skema pembiayaan haji 2027 juga mencakup subsidi pemerintah untuk mengurangi beban pelunasan jemaah.
Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp3,2 juta per jemaah. Dengan memperhitungkan setoran awal sebesar Rp25 juta dan saldo Virtual Account sekitar Rp3,4 juta, rata-rata pelunasan Bipih 2027 menjadi Rp23,05 juta per jemaah.
Angka tersebut turun sekitar Rp3,3 juta dibandingkan pelunasan pada 2026.
Meski demikian, besaran pelunasan akhir setiap jemaah dapat mengikuti Bipih sesuai embarkasi keberangkatan masing-masing. Karena Bipih tidak sama di seluruh embarkasi, angka rata-rata nasional tidak serta-merta menjadi nominal pelunasan yang berlaku seragam bagi semua jemaah.
Nilai Manfaat Menutup Sebagian Biaya Haji
Total BPIH 2027 ditetapkan rata-rata sebesar Rp98,47 juta per jemaah. Dari jumlah tersebut, Rp54,65 juta ditanggung langsung oleh jemaah melalui Bipih, sedangkan sekitar Rp43,82 juta berasal dari Nilai Manfaat dana haji.
Dengan komposisi tersebut, biaya penyelenggaraan haji tidak seluruhnya dibebankan kepada jemaah melalui pembayaran langsung. Nilai Manfaat digunakan untuk menutup sebagian biaya penyelenggaraan, sementara subsidi pemerintah menjadi bagian dari skema bantuan yang mengurangi beban pembiayaan komponen dalam negeri.
Perbedaan Bipih antarembarkasi terutama berkaitan dengan kebutuhan biaya penerbangan, termasuk jarak tempuh dan konsumsi avtur. Faktor tersebut membuat biaya yang ditanggung jemaah berbeda sesuai embarkasi keberangkatan.
Karena itu, jemaah yang akan mempersiapkan dana haji 2027 perlu memperhatikan Bipih pada embarkasi masing-masing, termasuk besaran setoran awal, saldo Virtual Account, subsidi, dan nominal pelunasan yang harus dipenuhi.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
