Jaga Ketertiban di Masjidil Haram, Saudi Terbitkan Aturan Baru bagi Jemaah Umrah Ramadhan
HIMPUHNEWS - Seiring dengan semakin banyaknya jamaah yang mulai berkumpul di Masjidil Haram untuk musim puncak umrah selama bulan suci Ramadan, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah mengeluarkan seperangkat pedoman komprehensif yang dirancang untuk memastikan keselamatan, keamanan, ketertiban dan kenyamanan para jamaah yang melaksanakan ibadah mereka di Mekkah.
Dilansir dari gulfnews, Pedoman ini bertujuan untuk memperlancar akses ke Masjidil Haram dan menjaga kesucian tempat suci tersebut di tengah lonjakan jumlah jamaah selama Ramadan.
Pihak berwenang menekankan bahwa pedoman atau aturan baru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memfasilitasi pengalaman yang lancar dan berfokus pada spiritual bagi semua pengunjung.
Hal yang dilarang
Di antara peraturan utama tersebut adalah larangan membawa senjata atau alat tajam dalam bentuk apa pun ke dalam Masjidil Haram atau halamannya.
Kementerian juga melarang pengumpulan sumbangan, masuknya sepeda motor dan sepeda ke area pusat Masjidil Haram, dan segala aktivitas yang dapat mengganggu suasana spiritual—seperti merokok, mengemis, dan berjualan tanpa izin di dalam area masjid.
Para jamaah juga diimbau untuk tidak membawa barang bawaan pribadi atau meninggalkan barang-barang di halaman atau di dekat jendela masjid.
Menggantung tas atau barang di jendela masjid juga dilarang. Dalam upaya menjaga ketenangan ritual-ritual utama, kementerian melarang segala tindakan yang dapat mengganggu orang lain selama Tawaf (berputar mengelilingi Masjidil Haram), Sa'i (berjalan di antara Safa dan Marwah), atau salat.
Panduan akses munuju Masjidil Haram
Selain pedoman perilaku, Kementerian telah memberikan instruksi logistik bagi para jamaah yang bepergian ke Masjidil Haram.
Rute akses bagi mereka yang datang melalui transportasi umum, termasuk Kereta Cepat Haramain, bus antar-jemput, taksi, dan kendaraan pribadi, diuraikan dengan jelas.
Rincian terkini mengenai area parkir yang ditentukan di dalam dan di luar Mekkah juga menjadi bagian dari panduan tersebut.
Untuk mendukung navigasi dan kemudahan bergerak, rambu-rambu digital telah dipasang di pintu masuk dan di seluruh halaman masjid, yang menunjukkan area Tawaf yang tersedia dan rute menuju ke sana.
Pedoman tersebut juga mencakup kiat-kiat keselamatan dan saran pencegahan untuk membantu para peziarah melaksanakan ritual mereka dengan tenang.
Kementerian menghimbau semua pengunjung untuk meninjau seluruh petunjuk secara daring sebelum kunjungan mereka. Detailnya tersedia melalui tautan berikut: https://linksshortcut.com/qzdmE.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku