himpuh.or.id

Masjid Utsman bin Affan di Jeddah Ungkap Jejak 1.300 Tahun Peradaban Islam

Kategori : Berita, Khazanah, Ditulis pada : 19 Maret 2026, 16:23:37

FotoJet - 2026-03-19T162615.131.jpg

HIMPUHNEWS - Salah satu situs bersejarah tertua di Jeddah kembali menarik perhatian publik. Masjid Utsman bin Affan yang berada di kawasan kota tua tercatat telah berdiri sejak tahun 33 Hijriah atau sekitar 654 Masehi, menjadikannya salah satu peninggalan penting dalam sejarah awal Islam.

Seperti dilansir dari SPA, temuan terbaru dari hasil penggalian arkeologi mengungkap bahwa lokasi masjid ini telah digunakan secara terus-menerus selama lebih dari 1.300 tahun.

Lapisan sejarah yang ditemukan menunjukkan jejak peradaban dari berbagai era, mulai dari masa Bani Umayyah, Abbasiyah, hingga periode Mamluk.

Salah satu penemuan paling menarik adalah sistem distribusi air berusia sekitar 800 tahun yang menunjukkan tingkat kecanggihan teknologi pada masanya. Selain itu, ditemukan pula tiang-tiang mihrab yang terbuat dari kayu eboni langka. Hasil analisis ilmiah mengungkap bahwa material tersebut berasal dari wilayah Sri Lanka, yang dahulu dikenal sebagai Ceylon.

Temuan ini memperkuat bukti bahwa Jeddah sejak dahulu telah menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan maritim internasional.

Penelitian juga mengidentifikasi setidaknya tujuh fase pembangunan arsitektur yang berbeda di masjid tersebut. Seluruh tahapan ini telah didokumentasikan secara digital, menampilkan teknik konstruksi khas pesisir dengan penggunaan batu karang dan kayu sebagai material utama.

Selain struktur bangunan, para arkeolog juga menemukan ribuan artefak bersejarah, termasuk keramik porselen asal Tiongkok. Penemuan ini semakin menegaskan peran Jeddah sebagai pusat interaksi budaya dan perdagangan sejak masa awal Islam.

Sejarah mencatat, kota Jeddah ditetapkan sebagai pelabuhan utama umat Islam oleh Khalifah Utsman bin Affan. Sejak saat itu, kota ini berkembang menjadi pintu gerbang penting bagi para pedagang dan jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Kini, Masjid Utsman bin Affan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari jalur wisata budaya di Jeddah. Keberadaannya merepresentasikan perpaduan antara nilai sejarah Islam dan upaya pelestarian warisan arsitektur yang terus dijaga hingga saat ini.

Dengan berbagai temuan tersebut, masjid ini bukan sekadar bangunan tua, melainkan saksi hidup perjalanan panjang peradaban Islam yang terus berdiri kokoh melintasi zaman.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id