BPS Ungkap Armuzna Masih Jadi Titik Terlemah Layanan Haji 2026

HIMPUHNEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat layanan di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) masih menjadi aspek dengan tingkat kepuasan terendah dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Meski demikian, hampir seluruh layanan di fase puncak ibadah haji tersebut menunjukkan perbaikan dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.
Hasil tersebut terungkap dalam Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) 2026 yang dirilis BPS. Berdasarkan hasil survei, layanan di Armuzna memperoleh nilai 79,70 poin, lebih rendah dibandingkan layanan di bandara, Makkah, maupun Madinah.
Bandara Raih Nilai Tertinggi, Armuzna Masih Terendah
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, meskipun Armuzna masih mencatat skor kepuasan terendah, kualitas layanan di kawasan tersebut terus mengalami peningkatan.
“Layanan Armuzna memang masih memiliki nilai terendah, tetapi pada dasarnya seluruh jenis layanan di Armuzna mengalami peningkatan yang jauh lebih baik dibandingkan tahun 2025. Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas pelayanan pada fase puncak ibadah haji,” ujar Amalia dalam rilis Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) 2026 di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
BPS mencatat, berdasarkan lokasi pelayanan, bandara menjadi titik dengan tingkat kepuasan tertinggi sebesar 84,76 poin. Selanjutnya Makkah memperoleh 82,59 poin, disusul Madinah dengan 82,53 poin.
Sementara itu, Armuzna mencatat nilai 79,70 poin, menjadikannya lokasi dengan tingkat kepuasan terendah dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
Layanan Konsumsi dan Transportasi Alami Peningkatan Signifikan
Meski berada di posisi terbawah, hampir seluruh jenis layanan di Armuzna mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan haji 2025.
Peningkatan terbesar terjadi pada layanan konsumsi yang naik 4,85 poin menjadi 81,16 poin. Disusul layanan transportasi yang meningkat 4,03 poin.
Selain itu, layanan petugas haji memperoleh nilai 81,91 poin setelah naik 1,4 poin, layanan akomodasi meningkat 0,68 poin, layanan ibadah relatif stabil di angka 80,46 poin, sedangkan layanan kesehatan mencatat nilai 81,51 poin.
“Seluruh jenis layanan memperoleh nilai di atas 81 poin, artinya layanan jemaah haji ini dirasakan sangat baik oleh para jemaah,” jelasnya.
IKLHI 2026 Masuk Kategori Memuaskan
Secara keseluruhan, BPS melaporkan Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 mencapai 83,28 poin, sehingga masuk dalam kategori memuaskan.
Untuk layanan di luar negeri, nilai IKLHI tercatat 82,71 poin, sedangkan layanan di dalam negeri memperoleh 83,85 poin.
“Nilai IKLHI luar negeri tahun 2026 sebesar 82,71, sedangkan IKLHI dalam negeri mencapai 83,85. Secara keseluruhan nilai IKLHI berada pada kategori memuaskan,” kata Amalia.
Survei tersebut dilakukan terhadap 14.400 jemaah haji menggunakan metode self-enumeration melalui kuesioner berbasis kertas maupun daring yang dilengkapi dengan wawancara dan observasi lapangan.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
