Arab Saudi Hadirkan Layanan Digital Khusus Untuk Jemaah Perempuan di Masjidil Haram

HIMPUHNEWS - Arab Saudi memperluas layanan digital dan bimbingan langsung bagi peziarah wanita di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk meningkatkan pengalaman ibadah. Inisiatif teknologi terbaru ini menggabungkan konten religius interaktif yang tersedia dalam lebih dari sepuluh bahasa guna mempermudah akses informasi ibadah, khususnya tata cara tawaf dan umrah.
Kerajaan Arab Saudi memanfaatkan teknologi barcode interaktif yang dapat dipindai oleh para peziarah perempuan. Melalui pemindaian tersebut, jamaah dapat mengakses konten panduan religius resmi kapan saja selama berada di area tawaf.
Sistem ini dirancang untuk memperluas jangkauan pesan suci dan memperkuat pemahaman jamaah, serta menjadi alternatif edukasi mandiri di tengah kerumunan peziarah.
Bimbingan Personal dari Pemandu Perempuan
Melansir Al Arabiya, Badan Pembinaan dan Bimbingan Perempuan di Arab Saudi telah mengatur operasi terpadu di pelataran tawaf dengan menempatkan pemandu perempuan di titik-titik padat, seperti Hijr Ismail dan area lintasan tawaf.
Pemandu ini tersedia untuk:
-
Menjelaskan adab tawaf
-
Menjawab pertanyaan keagamaan
-
Memberi petunjuk arah
-
Membantu lansia dan penyandang kebutuhan khusus
Indikator operasional menunjukkan tim pemandu bekerja dalam sif 12 hingga 18 jam per hari, dengan jam kerja diperpanjang pada hari Jumat maupun puncak musim haji dan umrah.
Teknologi Robotik Bantu Pelayanan Multibahasa
Tak hanya pemandu manusia, layanan teknologi juga turut dimaksimalkan. Armada robot bimbingan dilibatkan untuk membantu menjawab pertanyaan jamaah dalam 11 bahasa serta menghubungkan mereka dengan para ulama ketika dibutuhkan.
Selain itu, inisiatif seperti barcode “Bayan” yang memuat terjemahan kata-kata Al-Qur’an turut memperkaya pengalaman spiritual peziarah.
Kehadiran pemandu perempuan dan teknologi digital ini bertujuan:
-
Meningkatkan pengetahuan syar’i peziarah
-
Mengurangi kesalahan berulang saat tawaf
-
Memperlancar arus jamaah
-
Membuka akses edukasi religius secara mandiri
Pendekatan ini dinilai turut menumbuhkan ketenangan spiritual bagi jamaah di tengah keramaian, sekaligus menghadirkan layanan yang lebih responsif dan inklusif.
Bagian dari Strategi Layanan Keagamaan
Inovasi ini merupakan bagian dari rencana operasional keagamaan yang lebih luas dari pemerintah Arab Saudi untuk memperbesar dampak layanan khusus perempuan dan menyampaikan pesan keagamaan Masjidil Haram ke seluruh dunia.
Upaya tersebut menegaskan komitmen Kerajaan dalam memperhatikan kebutuhan spiritual dan kenyamanan ibadah peziarah, terutama bagi jamaah wanita yang melakukan tawaf dan amalan di sekitar Masjidil Haram.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
