himpuh.or.id

Harga Tiket Umrah Naik, Garuda dan 13 Asosiasi Dorong Pemerintah Cari Solusi Bersama

Kategori : Kegiatan, Berita, Topik Hangat, Ditulis pada : 21 Mei 2026, 15:54:57

FotoJet - 2026-05-21T155909.587.jpg

HIMPUHNEWS - Kenaikan harga tiket umrah kini menjadi perhatian serius maskapai dan pelaku industri perjalanan ibadah.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Graha HIMPUH, Selasa (19/5/2026), Garuda Indonesia bersama 13 asosiasi umrah-haji membahas berbagai langkah untuk mencari solusi atas meningkatnya biaya penerbangan umrah.

Pembahasan tersebut sebagaimana tertuang dalam notulensi pertemuan yang memuat berbagai poin terkait kondisi operasional maskapai dan tantangan industri penerbangan umrah saat ini.

Dalam forum tersebut, Garuda meminta asosiasi mendukung pelaksanaan FGD (Forum Group Discussion) bersama berbagai stakeholder, mulai dari Komisi VIII DPR RI, Kementerian Haji Umrah RI, Kementerian Perhubungan, hingga operator bandara dan penyedia fuel penerbangan.

Tujuannya adalah mencari kemungkinan relaksasi atau solusi terhadap berbagai komponen biaya tiket yang saat ini mengalami kenaikan signifikan.

Garuda menegaskan bahwa kenaikan tiket umrah terutama dipicu oleh melonjaknya harga avtur dan tingginya biaya operasional penerbangan.

Maskapai menjelaskan bahwa saat ini tidak terdapat kontrak harga fuel tetap dalam jangka panjang sehingga harga avtur dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.

Akibatnya, maskapai harus melakukan penyesuaian apabila lonjakan biaya dinilai terlalu besar terhadap operasional penerbangan.

Garuda juga menyampaikan bahwa mereka tidak dapat menambah opsi transit di negara tertentu demi mendapatkan harga avtur lebih murah karena jalur penerbangan dan izin operasional telah ditentukan berdasarkan regulasi yang berlaku.

Dalam pembahasan yang tercantum dalam notulensi rapat tersebut, pihak maskapai menggambarkan kondisi industri penerbangan umrah saat ini cukup berat.

Di satu sisi, maskapai harus tetap menjaga keberlangsungan operasional. Namun di sisi lain, kenaikan biaya membuat operasional penerbangan menjadi semakin menantang.

“Pilihan yang dihadapi maskapai saat ini sama-sama berat: tetap terbang namun merugi atau menghentikan penerbangan seperti yang dilakukan beberapa maskapai asing,” menjadi salah satu poin penting yang mengemuka dalam pertemuan.

Karena itu, Garuda berharap seluruh stakeholder dapat duduk bersama untuk mencari solusi jangka panjang demi menjaga keberlangsungan penerbangan umrah Indonesia sekaligus melindungi kepentingan jemaah dan pelaku usaha travel.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id