10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar 2026-2027, Indonesia Masih Teratas
HIMPUHNEWS — Indonesia masih menjadi negara dengan kuota haji terbesar di antara sejumlah negara pengirim jemaah ke Arab Saudi. Pada musim haji 1447 H/2026 M, Indonesia memperoleh 221.000 kuota, berada di atas Pakistan dengan 179.210 jemaah dan India sebanyak 175.025 jemaah.
Kuota haji antarnegara secara umum berkaitan dengan jumlah penduduk Muslim. Skema satu kuota untuk setiap 1.000 penduduk Muslim mengacu pada kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Yordania pada 1987.
Penetapan akhir kuota tetap berada di tangan pemerintah Arab Saudi. Selain populasi Muslim, penyelenggaraan haji juga tidak bisa dilepaskan dari kapasitas pelayanan dan keterbatasan ruang di Makkah serta kawasan pelaksanaan rangkaian ibadah haji.
Memasuki persiapan musim haji 1448 H/2027 M, sejumlah negara sudah mulai memperoleh kepastian alokasi. Namun, ada pula yang masih menggunakan kuota musim sebelumnya sebagai acuan sembari menunggu penetapan berikutnya.
Indonesia Punya Kuota Terbesar pada Haji 2026
Pada musim haji 2026, Indonesia memperoleh kuota 221.000 jemaah. Jumlah tersebut terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler atau 92 persen dan 17.680 jemaah haji khusus atau 8 persen.
Posisi kedua ditempati Pakistan dengan 179.210 jemaah. Arab Saudi mengalokasikan jumlah tersebut untuk keberangkatan melalui skema pemerintah maupun penyelenggara swasta.
India berada di peringkat ketiga dengan kuota 175.025 jemaah, disusul Iran sebanyak 87.550 jemaah.
Bangladesh memperoleh 78.500 kuota, turun dibandingkan alokasi 2025 yang mencapai 127.198 jemaah. Setelah itu terdapat Nigeria dengan 50.000 jemaah, Ethiopia 43.000 jemaah, Aljazair 41.300 jemaah, Turki 37.770 jemaah, dan Mesir 35.375 jemaah.
Berikut 10 negara dengan kuota haji terbesar pada 2026:
-
Indonesia — 221.000 jemaah
-
Pakistan — 179.210 jemaah
-
India — 175.025 jemaah
-
Iran — 87.550 jemaah
-
Bangladesh — 78.500 jemaah
-
Nigeria — 50.000 jemaah
-
Ethiopia — 43.000 jemaah
-
Aljazair — 41.300 jemaah
-
Turki — 37.770 jemaah
-
Mesir — 35.375 jemaah
Masuk 2027, Turki Melonjak
Peta kuota mulai menunjukkan perubahan menjelang musim haji 2027. Salah satu yang paling mencolok terjadi pada Turki.
Diyanet atau Direktorat Urusan Agama Turki mengumumkan negara tersebut memperoleh 84.942 kuota haji untuk 2027. Sebanyak 1.878.046 calon jemaah mengikuti proses undian untuk memperebutkan kuota tersebut.
Dengan angka itu, Turki melonjak dari posisi kesembilan pada daftar 2026 menjadi salah satu negara dengan kuota terbesar pada 2027.
Indonesia sendiri masih menggunakan angka 221.000 jemaah sebagai acuan dalam persiapan haji 2027. Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf sebelumnya mengatakan kuota resmi dari Arab Saudi belum diumumkan dan persiapan tetap mengacu pada jumlah tahun berjalan.
Pakistan juga berada di kelompok teratas dengan angka 179.210 jemaah sebagai basis penyelenggaraan. Pemerintah Pakistan bahkan telah menjalankan persiapan dan pendaftaran lebih awal untuk musim haji berikutnya.
India Tetap di Kisaran 175 Ribu
India menyiapkan penyelenggaraan haji 2027 dengan total 175.025 tempat. Kebijakan Haj 2027 yang diumumkan pemerintah India mengarahkan 122.518 kuota melalui Haj Committee of India dan 52.507 untuk sektor swasta, dengan komposisi 70:30.
Iran diperkirakan tetap berada di kisaran 87.550 jemaah.
Sementara itu, Bangladesh telah mendapatkan 78.500 kuota haji untuk 2027. Pemerintah Bangladesh menetapkan 24 September 2026 sebagai batas akhir pendaftaran dan menyatakan tenggat tersebut tidak diperpanjang.
Nigeria juga dipastikan memperoleh 50.000 kuota. Pemerintah negara tersebut sempat meminta tambahan alokasi, tetapi Arab Saudi menolak permohonan tersebut karena keterbatasan kapasitas dan ketentuan kuota yang berlaku. Dari total itu, 35.000 dialokasikan bagi jemaah melalui negara bagian dan Federal Capital Territory, sementara 15.000 untuk operator haji berizin.
Ethiopia hingga Mesir
Ethiopia diperkirakan mendapatkan sekitar 43.000 kuota dengan mengacu pada alokasi sebelumnya.
Aljazair disebut mendapat 41.300 kuota.
Sementara Mesir diperkirakan tetap berada di kisaran 35.375 jemaah. Namun, angka 30.650 visa yang telah diumumkan Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir bukan keseluruhan kuota nasional, melainkan khusus untuk skema Tourist Hajj.
Dari 30.650 visa Tourist Hajj tersebut, sebanyak 150 dialokasikan bagi pengemudi bus sehingga tersedia 30.500 tempat bagi jemaah. Untuk 2027, alokasi jalur darat diturunkan dari 5.700 menjadi 2.700 jemaah, sementara kategori Tourist Towers and Camps naik dari 7.740 menjadi 9.800 dan Economy Air bertambah dari 17.060 menjadi 18.000.
Gambaran Kuota Haji 2027
Dengan menggabungkan angka yang telah diumumkan dan alokasi yang masih menjadi acuan, gambaran sementara negara dengan kuota besar untuk musim haji 2027 adalah:
-
Indonesia — 221.000 jemaah
-
Pakistan — 179.210 jemaah
-
India — 175.025 jemaah
-
Iran — 87.550 jemaah
-
Turki — 84.942 jemaah
-
Bangladesh — 78.500 jemaah
-
Nigeria — 50.000 jemaah
-
Ethiopia — 43.000 jemaah
-
Aljazair — 41.300 jemaah
-
Mesir — 35.375 jemaah
Peta tersebut masih dapat berubah hingga seluruh negara memperoleh penetapan final. Namun, satu perubahan besar sudah terlihat pada Turki yang mendapat 84.942 tempat pada 2027, sementara Indonesia masih menggunakan kuota 221.000 jemaah sebagai acuan persiapan musim haji mendatang.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

