himpuh.or.id

Program Umrah Oriana Cakrawala Sukses, Jemaah Beri Kesan Positif

Kategori : Berita, Travel, PPIU, Ditulis pada : 06 Oktober 2026, 16:20:05

FotoJet - 2026-10-06T163031.942.jpg

HIMPUHNEWS — Program umrah Oriana Cakrawala periode 19–27 September 2026 berjalan sukses. Sebanyak 42 jemaah yang diberangkatkan bisa menyelesaikan seluruh rangkaian perjalanan ibadah dengan lancar, aman, dan sesuai jadwal, serta memberikan kesan positif terhadap pelayanan yang diterima selama perjalanan.

Manajer Operasional Oriana Cakrawala, Hj. Siti Zulaikha, mengatakan seluruh rangkaian perjalanan berlangsung sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan.

“Alhamdulillah proses perjalanan lancar, aman, selamat, barokah sesuai jadwal. Dengan jumlah jemaah 42 pax,” ujarnya kepada Himpuh News, Senin (5/10/2026).

Selama berada di Tanah Suci, jemaah juga mendapatkan pendampingan dalam menjalankan rangkaian ibadah. Salah satu agenda yang dijalankan adalah pelaksanaan ibadah umrah sebanyak tiga kali, masing-masing pada 22, 24, dan 25 September 2026.

"Dengan melaksanakan tiga kali umrah, jemaah kita beri kesempatan meniatkan umrah kedua dan ketiga mereka untuk keluarga atau kerabat yang mungkin telah lebih dahulu berpulang," ucapnya.

Ia bersyukur karena selama menjalani rangkaian ibadah umrah, jemaah merasakan kesan yang positif.

Lia misalnya, jemaah asal Ciledug yang berangkat bersama suami dan anak-anaknya mengaku puas. Ini merupakan perjalanan keduanya ke Tanah Suci dengan Oriana Cakrawala setelah sebelumnya mengikuti perjalanan haji.

“Travel-nya aman, perjalanan lancar. Ini sudah kedua kalinya kami ke Tanah Suci sama Oriana, pertama haji dan kedua umrah. Oriana sangat terpercaya, amanah. Semoga bisa berangkat lagi bersama Oriana,” ujar Lia.

Pengalaman serupa disampaikan Vivin Ariska Devi, jemaah asal Lamongan, Jawa Timur. Vivin mengaku telah empat kali menjalankan ibadah umrah dan tiga di antaranya dilakukan bersama Oriana Cakrawala.

“Saya sudah empat kali umrah dan tiga di antaranya bersama Oriana Cakrawala. Saya sangat puas dengan apa yang diberikan Oriana. Semua layanan sesuai dengan yang diinformasikan kepada kami,” kata Vivin.

Menurut Vivin, kesesuaian antara layanan yang ditawarkan dengan fasilitas yang diterima menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa puas. Ia menyebut fasilitas hotel dan penerbangan yang diterima sesuai dengan informasi sebelum keberangkatan.

“Hotel, pesawat, semua riil. Berbeda dengan travel lain yang juga pernah saya gunakan, tidak sesuai antara layanan yang ditawarkan dengan yang diberikan,” ujarnya.

Pimpinan Turut Dampingi Jemaah

Dari sisi pelayanan ibadah, Oriana Cakrawala berkomitmen memberikan bimbingan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan hadis.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dengan keterlibatan langsung pimpinan Oriana Cakrawala, H. Andi Pratama, dalam mendampingi dan membimbing jemaah selama perjalanan.

Ikha menyebut Sang Owner telah menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah sejak 2003.

“Komitmen Oriana adalah bimbingan ibadah umrah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadis. Alhamdulillah owner atau pimpinan Oriana langsung terjun membimbing ibadah umrah,” ujarnya.

Meski pimpinan ikut mendampingi, ia menegaskan Oriana tetap melibatkan mutowif dalam setiap perjalanan. Kehadiran pimpinan tidak menggantikan peran mutowif dalam memberikan pendampingan kepada jemaah.

“Mutowif tetap ada. Jadi bukan berarti karena pimpinan ikut mendampingi kemudian tidak menggunakan mutowif. Kami tetap menggunakan mutowif,” katanya.

Ingatkan Masyarakat Cermat Pilih Travel

Di tengah masih maraknya kasus penipuan perjalanan umrah, Ikha juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat sebelum menentukan pilihan travel.

Ia mengatakan berbagai kasus penipuan yang terjadi tidak seharusnya memadamkan keinginan umat Islam untuk beribadah ke Baitullah. Namun, niat tersebut perlu dibarengi dengan ikhtiar untuk memilih penyelenggara perjalanan yang dapat dipercaya.

“Umrah adalah ibadah, amanah adalah tanggung jawab,” tegasnya.

Ia mengimbau calon jemaah untuk memeriksa izin resmi travel, memastikan kepastian jadwal keberangkatan, meminta kejelasan mengenai hotel dan tiket, serta memahami seluruh ketentuan pembayaran sebelum mendaftarkan diri.

Masyarakat juga diminta tidak mudah tergiur dengan harga murah atau hanya mengandalkan janji yang disampaikan melalui promosi.

“Jangan mudah tergiur harga murah dan jangan hanya percaya pada janji manis promosi,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggara perjalanan ibadah yang baik bukan hanya dituntut mampu menawarkan program perjalanan, tetapi juga harus mampu menjaga kepercayaan dan mempertanggungjawabkan amanah yang diberikan jemaah.

“Travel yang baik tidak hanya pandai menjual impian, tetapi juga harus mampu menjaga kepercayaan dan mempertanggungjawabkan amanah jemaah,” pungkasnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id