Lewati ke konten utama

Kurs Bagus Saja Tak Cukup! Ini yang Dicari Travel Haji dari Layanan Bank

Kategori: Berita,Kegiatan · Ditulis pada: 05 November 2026, 09:00:00

Hajj Travel Finance Consultation.png

HIMPUHNEWS – Bagi penyelenggara haji dan umrah, transaksi ke luar negeri bukan sekadar urusan mengirim uang. Ada tiga hal yang menentukan kelancaran pembayaran kepada mitra di Arab Saudi: kurs valuta asing, biaya transfer, dan ketepatan waktu dana sampai ke rekening tujuan.

Ketiga aspek tersebut menjadi perhatian pelaku usaha karena pembayaran hotel, transportasi, dan berbagai fasilitas di Tanah Suci mengikuti tenggat yang telah ditetapkan mitra. Keterlambatan transaksi berpotensi mengganggu proses pemenuhan kebutuhan layanan jemaah.

Muhamad Solihin dari Divisi Bidang Hukum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengatakan, penyelenggara membutuhkan dukungan perbankan yang mampu mengikuti dinamika transaksi internasional tersebut.

Ketika ditanya mengenai persoalan yang paling menjadi perhatian travel saat bertransaksi ke luar negeri, Solihin menegaskan ketiganya sama-sama penting.

“Ketiga-tiganya benar itu. Kami kan butuh kurs, kemudian transaksi. Biasanya regulasi dan sistemnya membutuhkan ketepatan tanggal. Tanggal sekian dananya harus masuk,” ujar Solihin dalam Live Podcast HIMPUH bersama Bank Danamon Syariah bertajuk Sinergi untuk Layanan Haji dan Umrah yang Lebih Kuat, yang disiarkan melalui kanal YouTube HIMPUH TV, dikutip Kamis (5/11).

Ia mencontohkan, dalam ilustrasi yang disampaikan saat diskusi, apabila dana untuk membayar fasilitas di Arab Saudi harus masuk pada 27 Oktober, penyelenggara harus memastikan proses pengiriman dapat memenuhi tenggat tersebut. Kebutuhan ini semakin penting karena transaksi berkaitan dengan sistem dan ketentuan mitra layanan di Arab Saudi.

Bank Perlu Mengikuti Ritme Bisnis Travel

Solihin menilai, karakter transaksi haji dan umrah perlu dipahami oleh penyedia layanan keuangan. Sebab, penyelenggara tidak bisa sepenuhnya menyesuaikan kebutuhan operasional dengan mekanisme perbankan yang tidak mempertimbangkan tenggat pembayaran kepada mitra di luar negeri.

Menurut dia, dukungan bank tidak cukup hanya menyediakan layanan transfer. Kecepatan proses dan kemampuan memahami alur bisnis travel juga menjadi bagian penting dari layanan yang dibutuhkan.

“Ritmenya harus dibaca, proses-prosesnya. Sehingga nanti dari bank syariah bisa mengikuti proses ini, tidak dengan aturannya sendiri,” kata Solihin.

Pandangan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara penyelenggara perjalanan dan mitra perbankan. Dengan memahami proses bisnis travel, bank diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan transaksi, terutama ketika pembayaran harus diselesaikan dalam tenggat tertentu.

Danamon Siapkan Layanan FX hingga Akses Tim Treasury

Menjawab kebutuhan tersebut, Syariah Funding Product Head Bank Danamon Syariah, Dwi Rachmawati Suryani, mengatakan transaksi internasional merupakan aktivitas rutin bagi perusahaan travel haji dan umrah. Karena itu, Danamon Syariah menyiapkan sejumlah layanan untuk mendukung kebutuhan tersebut.

Layanan yang disediakan mencakup transaksi foreign exchange (FX), remittance, serta rekening giro dalam mata uang rupiah, dolar Amerika Serikat (USD), dan riyal Arab Saudi (SAR). Danamon Syariah juga menyediakan Danamon Cash Connect untuk memudahkan transaksi melalui aplikasi.

“Makanya kami siapkan juga layanan untuk FX dan remittance. Kemudian, untuk giro sendiri, kami juga sudah menyediakan giro dalam mata uang rupiah, USD, maupun SAR. Jadi, jika diperlukan juga sudah siap,” ujar Dwi.

Selain ketersediaan layanan, Dwi menyebut kurs yang kompetitif menjadi salah satu perhatian dalam memenuhi kebutuhan travel. Bank Danamon, kata dia, juga memberikan dukungan manajemen untuk aspek tersebut.

Dari sisi kecepatan layanan, Danamon Syariah menyiapkan kanal komunikasi melalui grup WhatsApp yang menghubungkan masing-masing travel dengan tim Treasury Bank Danamon. Melalui kanal tersebut, travel dapat meminta informasi hingga melakukan pembicaraan transaksi tanpa harus selalu datang ke kantor cabang.

“Kami siapkan WhatsApp Group untuk masing-masing travel agar bisa mengetahui informasi. Misalnya, mau tanya apa pun. Kemudian, mau melakukan transaksi juga cukup di WhatsApp Group tersebut,” kata Dwi.

Bagikan:

Komentar

Mohon login atau registrasi untuk mengirimkan komentar Anda.

Komentar yang sudah Anda ketik tetap tersimpan selama proses login.

Belum ada komentar pada posting ini.