Lewati ke konten utama

Catat! Doa Mustajab Saat Umrah Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Kategori: Khazanah · Ditulis pada: 06 November 2026, 17:00:00

ekrem-osmanoglu-FLFjAn3gQI8-unsplash.jpg

HIMPUHNEWS - Tanah Suci Makkah dan Madinah merupakan tempat paling istimewa bagi umat Islam untuk memanjatkan doa. Di dua kota suci ini, terdapat berbagai lokasi dan waktu mustajab di mana doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang sangat besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Agar ibadah dapat berjalan khusyuk serta memanfaatkan momen berharga di Tanah Suci secara maksimal, jemaah dianjurkan menyiapkan dan mempelajari bacaan doa yang dianjurkan selama pelaksanaan umrah.

Berikut ini deretan doa mustajab saat umrah lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya yang dapat dipraktikkan oleh para jemaah:

1. Doa Niat Umrah dan Talbiyah

Saat memulai ibadah dari batas miqat, jemaah melafalkan niat umrah: لَبَّيْكَ عُمْرَةً (Labbaika 'umratan) yang berarti "Aku penuhi panggilan-Mu untuk melaksanakan umrah". Setelah berniat ihram, jemaah dianjurkan memperbanyak bacaan talbiyah sebagai simbol penyerahan total kepada panggilan Allah SWT hingga tiba di Makkah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.

Artinya: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu, aku datang. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu."

2. Doa Saat Pertama Kali Melihat Ka'bah

Momen pertama kali memandang Ka'bah merupakan salah satu waktu paling mustajab untuk memohon kepada Allah SWT. Selain berdoa sesuai hajat pribadi, jemaah dapat membaca doa keagungan Ka'bah:

اَللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Allahumma zid haadzal baita tasyriifan wa ta'zhiman wa takriiman wa mahaabatan, wa zid man syarrafahu wa karramahu mim man hajjahu awi'tamarahu tasyriifan wa takriiman wa ta'zhiman wa birran.

Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah ini. Dan tambahkanlah pula kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebaikan kepada orang yang memuliakannya, baik yang berhaji maupun berumroh."

3. Doa di Hajar Aswad Saat Memulai Tawaf

Ketika berada di Hajar Aswad untuk memulai setiap putaran tawaf, jemaah dianjurkan menyentuh, mencium, atau memberikan isyarat dengan tangan kanan seraya membaca:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ

Bismillaahi wallaahu akbar.

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar."

4. Doa Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Pada lintasan tawaf di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, Rasulullah SAW menganjurkan jemaah melantunkan doa keselamatan dunia dan akhirat (sapu jagat):

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka."

5. Doa di Multazam

Multazam, yaitu area dinding Ka'bah antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah, dikenal sebagai tempat paling mustajab di bumi. Jemaah dianjurkan memanjatkan pembebasan dari api neraka serta doa-doa pribadi:

اَللَّهُمَّ يَا رَبَّ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ أَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَإِخْوَانِنَا وَأَوْلَادِنَا مِنَ النَّارِ

Allahumma yaa rabbal baitil 'atiiq, a'tiq riqaabanaa wa riqaaba aabaa-inaa wa ummahaatinaa wa ikhwaaninaa wa awlaadinaa minan naar.

Artinya: "Ya Allah, wahai Tuhan Pemilik Baitul Atiq ini, bebaskanlah leher kami, leher ayah ibu kami, saudara-saudara kami, dan anak-anak kami dari api neraka."

6. Doa di Maqam Ibrahim

Seusai tawaf, jemaah menunaikan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim dan memanjatkan doa penerimaan amal:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

7. Doa Saat Minum Air Zamzam

Sebelum meminum air Zamzam yang sarat manfaat sesuai niat peminumnya, jemaah membaca doa keselamatan dan keberkahan:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wa syifaa-an min kulli daa-in.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit."

8. Doa di Bukit Shafa dan Marwah Saat Sa'i

Ketika berada di puncak Bukit Shafa maupun Marwah, jemaah menghadap ke arah Ka'bah dan mengagungkan nama Allah SWT:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

9. Doa di Raudhah (Masjid Nabawi)

Saat berkesempatan beribadah di Raudhah, yang merupakan salah satu taman surga di Masjid Nabawi, jemaah memanjatkan doa pribadi serta memperbanyak shalawat:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allahumma shalli 'alaa Muhammad, wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahiim, wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidum majiid.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."

10. Doa dan Salam Saat Berziarah ke Makam Rasulullah SAW

Ketika berziarah di hadapan makam Rasulullah SAW di Madinah, jemaah menyampaikan ucapan salam penuh hormat:

اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ، اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيبَ اللَّهِ

Assalaamu 'alaika yaa Rasuulallaah, assalaamu 'alaika yaa Nabiyyallaah, assalaamu 'alaika yaa Habiibollaah.

Artinya: "Salam atasmu wahai Rasulullah, salam atasmu wahai Nabi Allah, salam atasmu wahai Kekasih Allah."

Jemaah juga disarankan menjaga kesucian diri, mengawali dan mengakhiri doa dengan shalawat, menyebutkan permohonan secara spesifik, mendoakan kebaikan orang lain, serta memanjatkan doa dengan tenang dan penuh penghayatan. (MHS)

Bagikan:

Komentar

Mohon login atau registrasi untuk mengirimkan komentar Anda.

Komentar yang sudah Anda ketik tetap tersimpan selama proses login.

Belum ada komentar pada posting ini.