Jelang Haji 2026, Arab Saudi Resmikan Fasilitas Baru Super Modern Untuk Jemaah di Mina

HIMPUHNEWS - Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2026, kawasan Mina terus berbenah untuk mengatasi kepadatan jemaah yang selama ini menjadi tantangan utama. Salah satu langkah signifikan dilakukan melalui peresmian proyek infrastruktur besar yang digadang-gadang mampu meningkatkan kapasitas dan kenyamanan jemaah secara signifikan.
Menteri Haji dan Umrah meresmikan proyek Rabigh Qadeena Project yang dikembangkan oleh Qadeena Company. Proyek ini menjadi salah satu tambahan infrastruktur terbesar di kawasan suci menjelang musim haji mendatang.
Proyek yang berdiri di atas lahan seluas lebih dari 33.000 meter persegi ini terdiri dari 62 bangunan modern yang dirancang untuk menampung lebih dari 15.000 jemaah haji.
Tak hanya itu, kompleks yang terdiri dari 10 menara ini bahkan memiliki kapasitas total hingga sekitar 30.000 jemaah. Kehadiran fasilitas ini dinilai akan sangat membantu mengurangi kepadatan di Mina, khususnya di area sekitar Jamarat yang dikenal sebagai salah satu titik paling padat selama puncak ibadah haji.
Fasilitas Lengkap dalam Satu Kawasan
Setiap bangunan di dalam kompleks dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kebutuhan jemaah, mulai dari tempat ibadah hingga layanan kesehatan.
Fasilitas tersebut meliputi:
- ruang salat
- ruang makan
- klinik medis
- dapur modern
- area istirahat luar ruangan
- sistem pengelolaan limbah
Seluruh fasilitas dirancang agar dapat dijangkau dengan berjalan kaki, sehingga memudahkan mobilitas jemaah selama berada di Mina.
Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pembangunan proyek ini. Pengelola menghadirkan jalur terpisah antara pejalan kaki dan bus guna meminimalkan risiko percampuran arus.
Selain itu, teknologi pemantauan pergerakan massa juga diterapkan melalui ruang kontrol khusus yang memungkinkan pengawasan secara real-time. Sistem ini diharapkan mampu mengurangi potensi penumpukan jemaah saat menuju maupun meninggalkan area Jamarat.
Didukung Infrastruktur Listrik dan Pendingin
Untuk mendukung operasional selama musim haji, proyek ini dilengkapi 20 stasiun listrik dengan kapasitas gabungan lebih dari 30 MW. Sistem pengendali suhu juga dipasang di seluruh area kompleks.
Keberadaan infrastruktur ini menjadi krusial mengingat suhu di Mina yang ekstrem, serta tingginya jumlah jemaah yang beraktivitas secara bersamaan dalam satu waktu.
Pembangunan Rabigh Qadeena merupakan bagian dari transformasi jangka panjang kawasan Mina. Selama ini dikenal dengan sistem tenda, Mina kini mulai beralih ke kombinasi fasilitas permanen seperti gedung bertingkat.
Perubahan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah, mulai dari kebersihan, kenyamanan, hingga pengelolaan arus pergerakan.
Bagi jemaah, dampaknya cukup terasa, seperti jarak tempuh yang lebih pendek, fasilitas yang lebih bersih, layanan kesehatan di lokasi, serta pengalaman ibadah yang lebih tertata di tengah padatnya aktivitas haji.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
