himpuh.or.id

Siap Layani 817 Jemaah Haji Khusus Tahun Ini, ESQ Tours Fokus pada Aspek Kesehatan dan Kenyamanan

Kategori : Berita, PIHK, Topik Hangat, Haji 1447 H / 2026 M, Ditulis pada : 02 Mei 2026, 17:56:05

WhatsApp Image 2026-05-02 at 18.13.00.jpeg

HIMPUHNEWS - Musim haji 2026 menjadi momentum penting bagi ESQ Tours. Tahun ini, perusahaan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) tersebut dijadwalkan memberangkatkan sebanyak 817 jemaah ke Tanah Suci.

Dari jumlah itu, 774 merupakan calon jemaah haji, sementara 43 lainnya adalah petugas yang akan mendampingi dan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan optimal.

Tak sekadar pendamping, para petugas ini akan memegang peran krusial—mulai dari pembimbing ibadah, tim medis, hingga pengelola logistik. Mereka disiapkan untuk memastikan setiap jemaah dapat beribadah dengan nyaman, aman, dan khusyuk.

Direktur Sales dan Operasional ESQ Tours, Muhammad Solihin, mengungkapkan bahwa kloter pertama dijadwalkan bertolak pada 8 Mei 2026. Menurutnya, seluruh persiapan kini telah memasuki tahap akhir, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

“Secara umum sudah hampir 100 persen siap, mulai dari administrasi hingga layanan di Tanah Suci seperti transportasi dan akomodasi di Madinah dan Makkah,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

WhatsApp Image 2026-05-02 at 18.13.20.jpeg

Untuk meningkatkan kenyamanan jemaah, ESQ Tours juga mengubah pola keberangkatan. Prosesi pelepasan tidak dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, melainkan dipusatkan di sebuah hotel di kawasan Tangerang, Banten.

Langkah ini diambil untuk menghindari kepadatan sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi jemaah dan keluarga pengantar. Di hotel tersebut, jemaah juga akan menerima pembekalan teknis terakhir, mulai dari pengecekan dokumen perjalanan hingga distribusi perlengkapan seperti gelang identitas.

“Kalau di bandara fasilitasnya terbatas, sementara yang mengantar biasanya banyak. Jadi kami pindahkan ke hotel supaya lebih nyaman untuk semua,” jelas Solihin.

Selain aspek kenyamanan, perhatian besar juga diberikan pada kesehatan jemaah—terutama bagi mereka yang berusia lanjut. Tahun ini, ESQ Tours menurunkan 13 tenaga medis yang terdiri dari dokter umum serta dokter spesialis, termasuk spesialis jantung dan penyakit dalam.

Upaya ini diperkuat dengan pelatihan intensif bagi seluruh petugas, baik tim medis, tour leader, hingga pembimbing ibadah.

“Kami terus melakukan pelatihan agar seluruh tim siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan,” tambah Solihin.

Persiapan tidak hanya dilakukan di Tanah Air. Sejak enam bulan terakhir, tim ESQ Tours telah melakukan survei langsung ke Arab Saudi. Pengecekan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari hotel di Makkah dan Madinah, transportasi bus, hingga fasilitas dapur dan lokasi tenda di Arafah dan Mina.

Di sisi lain, kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang semakin ketat dalam penerbitan visa haji dinilai membawa dampak positif. Dengan sistem yang lebih tertib, jemaah resmi diharapkan dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lebih lancar dan tertib.

“Dengan visa yang sesuai aturan, pergerakan jemaah—dari hotel ke Arafah, Muzdalifah, hingga pelaksanaan tawaf dan jumrah—akan jauh lebih nyaman,” jelasnya.

Menjelang keberangkatan, ESQ Tours juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental. Pola istirahat yang cukup menjadi kunci utama agar tubuh tetap bugar saat menjalani rangkaian ibadah yang padat.

Selain itu, tradisi walimatussafar disarankan untuk diselesaikan setidaknya sepekan sebelum keberangkatan, agar tidak mengganggu kesiapan fisik.

“Jangan sampai stres karena belum hafal doa. Yang penting sekarang jaga kesehatan dan mental, supaya ibadah nanti bisa maksimal,” pungkas Solihin.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id