himpuh.or.id

PPIH Pastikan Barang Jemaah Haji yang Wafat Tetap Dipulangkan ke Indonesia

Kategori : Berita, Ditulis pada : 15 Juni 2026, 09:30:35

6a2584f530633.jpg

HIMPUHNEWS - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh barang bawaan milik jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia akan tetap dikirim ke Tanah Air dan diserahkan kepada ahli waris. Jaminan tersebut mencakup seluruh barang yang berada dalam penguasaan petugas, mulai dari koper bagasi hingga tas kecil yang berisi barang berharga.

Kepala PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, mengatakan mekanisme pengembalian barang jemaah wafat telah disiapkan secara sistematis agar seluruh barang dapat kembali ke daerah asal masing-masing jemaah.

"Bisa dengan kloternya, bisa dengan kloter selanjutnya. Yang jelas, bagi jemaah yang meninggal dunia, semua barangnya akan terkirim ke daerahnya masing-masing," ujar Abdul Basir saat ditemui di Bandara Jeddah, Jumat (12/6).

Barang Dikumpulkan dan Dikirim Melalui Kloter

Basir menjelaskan, proses pengumpulan barang dilakukan melalui koordinasi antara ketua kloter dan petugas sektor setempat. Setelah terkumpul, barang milik jemaah yang wafat akan dibawa ke bandara dan diproses sebagaimana bagasi jemaah lainnya untuk diterbangkan ke Indonesia.

Menurutnya, barang-barang tersebut dapat dikirim bersama kloter asal jemaah ataupun dititipkan melalui kloter berikutnya, tergantung kondisi operasional di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh barang pribadi jemaah tetap dapat kembali ke keluarga yang ditinggalkan.

Uang Tunai dan Barang Berharga Diamankan

PPIH juga menerapkan prosedur khusus ketika jemaah meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis, termasuk saat berada di area bandara.

Dalam salah satu kasus, petugas menemukan tas milik jemaah wafat yang berisi uang tunai dalam jumlah cukup besar sehingga harus diamankan terlebih dahulu sebelum dikirim ke Indonesia.

"Tasnya karena ada barang-barang berharga, kami kan cek semuanya isinya ada uang juta rupiah, juga ada riyal masih ada berapa ratus riyal gitu. Itu ya segera kita amankan dan nanti segera kita serahkan ke kloter berikutnya," ungkap Basir.

Untuk menjaga transparansi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap isi tas dan mendokumentasikannya dalam berita acara resmi.

"Nanti biasanya disebutkan di berita acara, disebutkan tas milik siapa isinya apa," imbuhnya.

Dikoordinasikan dengan PPIH Debarkasi

Setelah barang diterbangkan ke Indonesia, proses pengawasan tidak berhenti. PPIH Daker Bandara akan berkoordinasi dengan PPIH debarkasi guna memastikan barang milik jemaah wafat dapat diterima oleh pihak yang berhak.

"Nanti di debarkasi bisa diurus. Kita informasikan ke ketua PPIH debarkasi bahwa ada barang-barang milik jemaah yang wafat dan kita titipkan," kata Basir.

Meski demikian, Basir menegaskan jaminan pengembalian berlaku untuk seluruh barang yang berhasil diidentifikasi dan berada dalam penguasaan petugas.

"Semua barang kalau memang barangnya dalam penguasaan petugas ya akan diberikan. Tapi kalau barangnya yang kita tidak tahu ada di mana ya nggak bisa kita," pungkasnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id