himpuh.or.id

Jelang Pergantian Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Baca Doa Akhir dan Awal Tahun Ini

Kategori : Berita, Khazanah, Ditulis pada : 15 Juni 2026, 11:09:26

051276500_1526605664-ramadan-3384043_1280.jpg

HIMPUHNEWS - Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Islam. Bagi umat Muslim, malam 1 Muharram menjadi momentum istimewa untuk melakukan muhasabah, memohon ampun atas kesalahan yang telah lalu, sekaligus menata harapan dan doa untuk perjalanan hidup di tahun yang baru.

Ketika matahari terbenam di penghujung bulan Dzulhijjah dan memasuki malam 1 Muharram 1448 Hijriah, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, istighfar, serta memanjatkan doa akhir tahun dan doa awal tahun. Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia terus berjalan dalam perjalanan waktu yang tak akan pernah kembali.

Dalam tradisi Islam, pergantian tahun bukan dirayakan dengan kemeriahan semata, melainkan diisi dengan rasa syukur, introspeksi diri, serta harapan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan mengampuni segala kekhilafan yang pernah dilakukan.

Salah satu amalan yang dianjurkan menjelang berakhirnya tahun Hijriah adalah membaca doa akhir tahun. Doa ini berisi pengakuan atas kesalahan yang pernah dilakukan, permohonan ampunan kepada Allah SWT, serta harapan agar amal-amal baik yang telah dilakukan diterima di sisi-Nya.

Doa Akhir Tahun Hijriah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَ تُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِي وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِيْ. وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ التَّوَّابَ فَأَسْئَلُكَ اَللَّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya:

"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan shalawat dan salam kehadirat Nabi Muhammad SAW, keluarga serta sahabatnya. Ya Allah ya Tuhan kami, jika pada tahun ini kami telah melakukan perbuatan-perbuatan yang Engkau larang atau berbuat durhaka kepada-Mu, sedang kami belum bertaubat padahal Engkau tidak meridlai dan tidak melupakannya serta mampu menyiksa kami, namun masih menunda siksa dan masih memberi kesempatan kepada kami untuk bertaubat, maka pada kesempatan ini kami bertaubat dan memohon ampunan kepada-Mu. Jika pada tahun ini kami telah melakukan amal perbuatan yang Engkau ridlai serta Engkau janjikan pahala kepada kami, maka kami memohon kepada-Mu ya Allah, Dzat Yang Maha Agung lagi Maha Mulia, agar Engkau berkenan menerima amal perbuatan kami yang baik serta tidak mengecewakan harapan dan permohonan kami. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan shalawat dan salam ke hadirat Nabi Muhammad SAW, keluarga serta sahabatnya."

Doa tersebut menjadi bentuk muhasabah seorang hamba yang menyadari bahwa selama satu tahun terakhir mungkin masih banyak kekurangan, kesalahan, maupun kelalaian yang dilakukan. Karena itu, malam pergantian tahun menjadi saat yang tepat untuk kembali mengetuk pintu ampunan Allah SWT.

Menyambut Muharram dengan Harapan dan Perlindungan Allah

Setelah memasuki waktu Maghrib pada 1 Muharram, umat Islam juga dianjurkan membaca doa awal tahun. Inti doa ini adalah memohon perlindungan Allah SWT dari godaan setan dan hawa nafsu, sekaligus memohon kekuatan untuk memperbanyak amal saleh sepanjang tahun yang baru.

Doa Awal Tahun Hijriah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلأَوَّلُ. وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ. نَسْئَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَاْلإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Artinya:

"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan shalawat dan salam kehadirat Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah Ya Tuhan kami, Dzat Yang Dahulu tanpa permulaan, Abadi tanpa pengakhiran. Atas anugerah dan karunia-Mu, pada malam ini kami telah memasuki tahun baru. Oleh karena itu kami senantiasa memohon perlindungan-Mu dari godaan syetan, kekasih dan pengikutnya, serta hawa nafsu yang selalu mendorong kami melakukan kejahatan. Dan kami senantiasa memohon pertolongan-Mu Ya Allah, agar kami selalu melaksanakan amal perbuatan yang baik, yang dapat mendekatkan kami kepada Dzat-Mu Yang Agung, wahai Allah Dzat Yang Maha Agung lagi Maha Mulia serta Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan shalawat dan salam ke hadirat Nabi Muhammad SAW, keluarga serta sahabatnya."

Tahun Baru Islam dan Semangat Hijrah

Tahun Baru Hijriah memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Karena itu, pergantian tahun menjadi momentum bagi setiap Muslim untuk melakukan hijrah dalam makna yang lebih luas, yakni berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik, dari kelalaian menuju ketaatan, serta dari dosa menuju taubat.

Pada akhirnya, malam 1 Muharram bukan sekadar pergantian waktu. Ia adalah kesempatan untuk mengawali lembaran baru dengan hati yang lebih bersih, niat yang lebih lurus, dan harapan agar Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kehidupan selama setahun ke depan.

Menutup tahun dengan istighfar dan membuka tahun dengan doa adalah cara terbaik untuk menyambut perjalanan baru dalam naungan rahmat dan ridha Allah SWT.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id