Azam Tour Pastikan Jemaah Sehat Jelang Wukuf, Tempati Maktab VIP 111 di Arafah dan Mina

HIMPUHNEWS - Jemaah haji khusus Azam Tour dipastikan siap menghadapi puncak ibadah haji 1447 H/2026 M. Direktur Azam Tour, Hj. Suwartini, mengatakan saat ini seluruh jemaah masih berada di hotel transit dan terus memantapkan persiapan menuju Arafah.
“Alhamdulillah, saya dan seluruh jemaah diberi kesehatan. Saat ini kami masih berada di hotel transit, dan Insya Allah kita akan langsung ke Arafah,” ujarnya kepada Himpuh News, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, persiapan menjelang puncak haji dilakukan secara detail, mulai dari simulasi wukuf, pengarahan barang bawaan, hingga pemetaan rute perjalanan jemaah selama di Armuzna.
“Selama di hotel transit kami terus melakukan pemantapan manasik haji, kemudian juga kami ada gladi resik tentang apa yang akan dilaksanakan saat wukuf, barang apa saja yang perlu dibawa dan bagaimana rute perjalanan kita,” kata Suwartini.
Azam Tour memutuskan tidak mengambil program Tarwiyah. Jemaah dijadwalkan langsung bergerak dari hotel transit menuju Arafah pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 waktu Arab Saudi.
Sebelum keberangkatan, jemaah diarahkan mandi sunnah ihram, mengenakan pakaian ihram, lalu berkumpul di musala hotel untuk melaksanakan salat sunnah ihram dan pengambilan niat haji yang dipandu K.H Anshori Yakub, MA.
“Harapan kami, bismillah semoga Allah lancarkan, subuh kita sudah sholat di Arafah,” ujarnya.
Di Arafah, jemaah akan difokuskan untuk memperbanyak istirahat, doa, dan zikir sambil menunggu masuk waktu wukuf. Pihak travel juga memberi perhatian khusus terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan mencapai 45 hingga 48 derajat Celsius.
Karena itu, jemaah diminta mengurangi aktivitas di luar tenda apabila tidak terlalu diperlukan. Azam Tour juga menyiapkan payung, topi, serta terus mengingatkan jemaah menjaga asupan cairan dan nutrisi.
“Jangan lupa minum air putih yang cukup, makan buah-buahan, artinya kebutuhan vitamin di dalam tubuh jemaah bisa tercukupi,” katanya.
Salah satu perhatian utama Azam Tour tahun ini adalah kesiapan fasilitas di Arafah dan Mina. Tini menyebut jemaahnya menempati Maktab VIP 111.
“Di Mina khususnya, alhamdulillah kita menempati maktab 111, lokasi yang sangat dekat dengan jamarat, yaitu sekitar 50 meter saja,” ujarnya.
Ia bahkan telah melakukan survei langsung dan pengecekan manual terhadap kapasitas tenda, sofa bed, hingga fasilitas pendukung lain sebelum jemaah menempati maktab tersebut.
Menurut Tini, meski masih ditemukan kekurangan kecil pada jumlah kasur, kondisi itu masih dianggap wajar mengingat hal tersebut merupakan masalah klasik yang terjadi setiap tahun.
“Kasur untuk di Mina sudah kita hitung manual dan dari seharusnya 101, kekurangannya hanya dua dan itu masih kita maklumi,” katanya.
Usai wukuf, jemaah Azam Tour dijadwalkan bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit dari atas bus tanpa turun, kemudian langsung menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf ifadah, sai, dan tahallul sebelum kembali ke hotel transit.
Sementara untuk program mabit di Mina, Azam Tour memilih skema nafar awal dengan masa mabit selama dua malam sebelum seluruh jemaah kembali ke hotel transit.
“Mohon doanya, semoga perjalanan kami menuju puncak haji semua berjalan dengan lancar, jemaah diberi kesehatan, dan seluruh rangkaian ibadah bisa dilaksanakan dengan baik,” pungkas Suwartini.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
