Pulang Haji ke Indonesia? Jemaah Wajib Isi Form Kedatangan
HIMPUHNEWS — Fase pemulangan jemaah haji Indonesia segera dimulai. Menjelang kepulangan tersebut, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan seluruh jemaah untuk mengisi formulir kedatangan secara daring sebagai salah satu syarat administrasi sebelum tiba di tanah air.
Kewajiban tersebut berlaku bagi seluruh jemaah dan harus dilakukan paling cepat tiga hari sebelum kedatangan di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan dan pelayanan keimigrasian setibanya jemaah di bandara tujuan.
Imbauan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemenhaj, Selasa (2/6/2026).
"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang akan kembali ke tanah air untuk mengisi form kedatangan Indonesia melalui aplikasi All Indonesia atau melalui laman allindonesia.imigrasi.go.id," ujar Maria.
Wajib Diisi Sebelum Tiba di Tanah Air
Menurut Maria, pengisian formulir kedatangan merupakan kewajiban yang harus dipenuhi setiap jemaah sebelum kembali ke Indonesia.
Pendataan tersebut bertujuan mendukung kelancaran proses kedatangan, pemeriksaan dokumen, hingga layanan keimigrasian ketika jemaah mendarat di bandara.
"Ini penting untuk kemudian dilakukan dan juga sebuah kewajiban agar kemudian setiap jemaah paling cepat melakukan pendataan maupun pengisian form kedatangan tiga hari sebelum tiba di Indonesia untuk kemudian mendukung kelancaran proses kedatangan, pemeriksaan, dan layanan keimigrasian saat tiba di tanah air," jelasnya.
Kemenhaj berharap seluruh jemaah dapat memanfaatkan waktu sebelum kepulangan untuk memastikan seluruh data telah terisi dengan benar sehingga tidak mengalami kendala saat proses kedatangan.
Petugas Diminta Dampingi Lansia dan Disabilitas
Selain mengingatkan jemaah, Kemenhaj juga meminta seluruh petugas haji Indonesia yang bertugas di Arab Saudi untuk aktif membantu proses pengisian formulir tersebut.
Pendampingan terutama ditujukan bagi kelompok jemaah yang memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi maupun membutuhkan bantuan khusus.
"Kami juga ingin meminta kepada seluruh petugas untuk kemudian membantu memastikan seluruh jemaah telah mengisi form kedatangan tersebut sesuai dengan ketentuan, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia), disabilitas, dan jemaah yang membutuhkan pendampingan," harap Maria.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal dalam proses administrasi kepulangan.
Kemenhaj Apresiasi Kedisiplinan Jemaah Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah Indonesia atas kedisiplinan selama menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Maria menilai jemaah Indonesia telah menunjukkan sikap patuh terhadap aturan serta arahan petugas selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang sudah menunjukkan kedisiplinannya, ketaatannya, kesabaran, dan kepatuhan terhadap arahan petugas selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci," tuturnya.
Menurutnya, sikap disiplin para jemaah turut mendukung kelancaran operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Kemenhaj juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama musim haji berlangsung.
Pemerintah memastikan seluruh masukan dan evaluasi dari jemaah akan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.
"Kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. Tentu, segala saran dan masukan dari Bapak/Ibu menjadi bekal penting bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal pada masa penyelenggaraan ibadah haji ke depan," ucap Maria.
Menutup keterangannya, Maria turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.
"Tak lupa tentunya kami juga menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada seluruh petugas haji Indonesia yang selalu merespons cepat dalam memberikan layanan, pendampingan, perlindungan, bahkan pengawasan kepada jemaah," pungkasnya.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

