Respon Kondisi Darurat Lebih Cepat, Saudi Kenalkan Layanan Ambulans Sepeda Motor di Madinah
HIMPUHNEWS - Arab Saudi telah meluncurkan model layanan medis darurat yang revolusioner dengan memperkenalkan ambulans sepeda motor di Madinah untuk meningkatkan waktu respons darurat dan kualitas layanan kesehatan. Pangeran Salman bin Sultan bin Abdulaziz, Gubernur Wilayah Madinah, dan Dr. Ahmed bin Ali Al Zahrani, Direktur cabang Madinah Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi, secara resmi meluncurkan inisiatif tersebut.
Divisi Strategis Madinah untuk Peningkatan Respons
Dilansir dari laman leaders mena, layanan baru ini secara strategis membagi Madinah menjadi beberapa sektor berdasarkan permintaan yang diantisipasi, memastikan tim medis dapat merespons keadaan darurat dengan cepat. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi, terutama di area dengan lalu lintas padat atau padat.
Dr. Al Zahrani menyoroti bahwa cabang tersebut melampaui target waktu respons tahun 2024 sebesar 110%, yang menunjukkan keberhasilan model tersebut dalam memenuhi permintaan layanan medis darurat yang terus meningkat.
Ambulans Sepeda Motor: Lincah dan Efektif
Ambulans sepeda motor, yang dirancang untuk menavigasi lalu lintas secara efisien, merupakan bagian integral dari model layanan. Meskipun ambulans menjangkau pasien dengan cepat, ambulans tradisional tetap menjadi metode yang lebih disukai untuk transportasi pasien. Semua operator sepeda motor adalah tenaga medis terlatih yang dilengkapi dengan peralatan canggih untuk memberikan perawatan segera dan mengoordinasikan dukungan tambahan bila diperlukan.
Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (SRCA) sebelumnya telah mengerahkan ambulans sepeda motor di Mekkah selama bulan suci Ramadan untuk meningkatkan respons darurat di dekat Masjidil Haram.
Perluasan layanan ambulans sepeda motor ini sejalan dengan Visi 2030 Arab Saudi, yang bertujuan untuk menciptakan sistem perawatan kesehatan yang lebih berkelanjutan dan efisien di seluruh negeri.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku