Teknologi Saudi Permudah Mobilitas Jemaah di Masjidil Haram dan Nabawi
HIMPUHNEWS - Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan Layanan Mobilitas Terpadu untuk memudahkan jemaah dan peziarah. Inisiatif digital ini menghadirkan sistem reservasi transportasi sederhana dan terorganisir di Masjidil Haram serta Masjid Nabawi.
Dilansir dari laman pemberitaan lokal Saudi sabq.com, Peluncuran berlangsung di Universitas Taibah, bertepatan dengan Hari Digital Saudi. Wakil Presiden Bidang Transformasi Digital, Ir. Muhammad As Saqr, memaparkan kisah sukses layanan baru ini yang menyatukan berbagai sarana mobilitas—mulai dari kendaraan listrik, kursi roda dorong, hingga fasilitas gratis—dalam satu platform.
Teknologi Multibahasa dan Umpan Balik Pengguna
Sistem ini mengotomatiskan setiap tahapan pengalaman pengguna, menyediakan informasi dalam tujuh bahasa, serta memungkinkan jemaah melakukan pemesanan secara elektronik. Jemaah juga bisa memberi penilaian setelah menggunakan layanan, yang akan dipakai untuk perbaikan berkelanjutan.
“Layanan baru ini bertujuan meningkatkan pengalaman mobilitas digital di Masjidil Haram dan Nabawi, membangun satu platform untuk seluruh transportasi, sekaligus menghadirkan solusi digital inovatif bagi para jemaah,” ujar Muhammad As Saqr.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, sistem ini juga menyediakan mekanisme pengukuran kinerja yang presisi. Program ini memprioritaskan akses bagi penyandang disabilitas dan lansia, sekaligus memudahkan jemaah mencapai lokasi ibadah.
13 Titik Layanan di Masjidil Haram
Saat ini, layanan sudah tersedia di 13 titik pelayanan di Masjidil Haram, dilengkapi pembayaran elektronik, layanan pendukung lapangan, serta konten edukasi cara penggunaan.
Otoritas Haramain berencana memperluas layanan ke Masjid Nabawi dalam waktu dekat dengan melibatkan para inovator sebagai bagian dari pengembangan pengalaman digital jemaah.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku