himpuh.or.id

Menteri Haji dan Umrah Tinjau Proyek Pengembangan di Kawasan Masyair Jelang Musim Haji 1447 H

Kategori : Berita, Ditulis pada : 12 Maret 2026, 11:00:07

WhatsApp Image 2026-03-12 at 11.14.53.jpeg

HIMPUHNEWS - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah terus dipercepat. Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah proyek pengembangan yang tengah dibangun di kawasan Masyair atau situs-situs suci di Makkah untuk memastikan kesiapan layanan bagi para jemaah.

Kunjungan tersebut bertujuan memantau progres pembangunan sekaligus menilai kesiapan sistem operasional menjelang musim haji mendatang.

Dalam tur tersebut, Al-Rabiah meninjau beberapa proyek utama yang dikerjakan oleh Kidana Development Company, yang merupakan badan pelaksana dari Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.

Mengutip saudigazette, salah satu proyek yang ditinjau adalah Emergency Hospital Project – Phase Two yang memiliki kapasitas hingga 400 tempat tidur. Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat kemampuan layanan kesehatan di kawasan Masyair serta meningkatkan kesiapan medis selama musim haji.

Proyek Penataan Kawasan Suci

Menteri Haji dan Umrah juga meninjau proyek humanization of the holy sites, yang bertujuan meningkatkan kualitas tata ruang serta memperbaiki lanskap kawasan suci guna mendukung kenyamanan para jemaah.

Proyek tersebut difokuskan pada penciptaan lingkungan perkotaan yang lebih luas dan fleksibel, sekaligus menghadirkan ruang publik yang nyaman sesuai kebutuhan para jemaah.

Selain itu, proyek ini juga mencakup penghilangan distorsi visual serta penerapan solusi pintar untuk menciptakan lingkungan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada manusia guna meningkatkan kualitas layanan di kawasan suci.

Area Istirahat Jemaah Diperluas

Al-Rabiah juga meninjau proyek pilgrims’ rest areas yang menyediakan fasilitas layanan serta area istirahat bagi jemaah di sepanjang jalur pejalan kaki.

Pada tahap kedua proyek ini, akan dibangun area duduk khusus dan tempat istirahat yang dilengkapi struktur peneduh modern, kipas pendingin, serta unit komersial. Selain itu, proyek ini juga mencakup peningkatan jalur pejalan kaki dan layanan pendukung di area seluas 36.000 meter persegi.

Tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari fase pertama yang telah dilaksanakan pada musim haji 1446 Hijriah dengan cakupan area sekitar 30.000 meter persegi.

Upaya Kurangi Dampak Panas Ekstrem

Tur tersebut juga mencakup peninjauan proyek mitigasi stres panas di kawasan sekitar Jabal Al-Rahmah di Arafah. Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung dan jemaah sekaligus mengurangi dampak suhu tinggi di kawasan tersebut.

Selain itu, Al-Rabiah juga meninjau proyek mitigasi panas di plaza yang berada di sekitar Masjid Namirah. Proyek tersebut mencakup solusi teknik dan lingkungan yang dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi para jemaah.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Haji dan Umrah juga meninjau sejumlah lokasi yang menawarkan pengalaman interaktif dan budaya bagi para pengunjung.

Lokasi-lokasi tersebut menghadirkan konten berbasis pengetahuan dan budaya yang bertujuan memperkaya pengalaman para pengunjung sekaligus menampilkan dimensi sejarah dan kemanusiaan dari kawasan suci.


messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id