Sejarah Ekspansi Masjid Nabawi di Era Saudi, Kini Jadi Salah Satu Masjid Terbesar di Dunia

HIMPUHNEWS - Masjid Nabawi di Madinah terus mengalami pengembangan besar sejak awal berdirinya Kerajaan Arab Saudi. Serangkaian proyek ekspansi yang dilakukan pemerintah Saudi bertujuan memperluas area ibadah, meningkatkan kenyamanan, serta mempermudah pergerakan jutaan jemaah dan pengunjung yang datang setiap tahun.
Sejak dimulainya era Saudi, perluasan Masjid Nabawi dilakukan dalam beberapa tahap besar, dengan tetap mempertahankan karakter arsitektur Islam serta suasana spiritual yang menjadi ciri khas salah satu masjid paling suci bagi umat Islam tersebut.
Ekspansi Pertama Tambah Kapasitas Hingga 28 Ribu Jemaah
Melansir Saudi Press Agency (SPA), Ekspansi pertama pada masa pemerintahan Arab Saudi dimulai pada 1952 (1372 H) dan berlangsung hingga 1955 (1375 H). Pada tahap ini, sekitar 16.326 meter persegi area baru ditambahkan ke kompleks masjid.
Penambahan tersebut membuat kapasitas Masjid Nabawi meningkat hingga sekitar 28.000 jemaah, sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah pengunjung yang datang ke Madinah.

Ekspansi Kedua Perluas Area Masjid hingga 300 Ribu Meter Persegi
Perluasan besar berikutnya dimulai pada 1985 (1406 H) dan rampung pada 1994 (1414 H). Proyek ini mencakup pembangunan pada bangunan utama, atap masjid, serta halaman di sekelilingnya.
Setelah proyek tersebut selesai, total luas Masjid Nabawi mencapai sekitar 300.000 meter persegi dengan kapasitas sekitar 698.000 jemaah. Perluasan ini memungkinkan masjid menampung jumlah jemaah yang jauh lebih besar, terutama saat musim puncak kunjungan.
Ekspansi Ketiga Jadi Proyek Terbesar dalam Sejarah
Pada era modern, proyek perluasan terbesar Masjid Nabawi dimulai pada 2012 (1433 H) sebagai bagian dari ekspansi ketiga dua masjid suci di Arab Saudi.
Proyek ini disebut sebagai pengembangan terbesar dalam sejarah Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram.
Melalui proyek tersebut, kapasitas Masjid Nabawi meningkat hingga sekitar 1,8 juta jemaah. Pengembangan ini juga mencakup pembangunan halaman luas di sekitar masjid, peningkatan infrastruktur, serta fasilitas layanan dengan standar teknik modern.
Proyek ekspansi tersebut menghadirkan koridor yang lebih luas, fasilitas modern, area teduh, serta ruang salat tambahan guna meningkatkan kenyamanan jemaah, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Komitmen Kepemimpinan Saudi terhadap Dua Masjid Suci
Di bawah kepemimpinan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, pemerintah Arab Saudi terus melanjutkan berbagai proyek pengembangan di dua masjid suci.
Raja Salman juga mengarahkan penyelesaian ekspansi ketiga dua masjid suci serta meresmikan sejumlah proyek pengembangan besar yang berkaitan dengan fasilitas dan layanan bagi jemaah.
Perhatian tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan pemerintah Arab Saudi dalam merawat dan mengembangkan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sejak masa pendiri kerajaan, Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud.
Upaya tersebut kemudian diteruskan oleh para penerusnya sebagai bagian dari pelayanan terhadap umat Islam di seluruh dunia.
Melalui berbagai ekspansi tersebut, Masjid Nabawi kini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia yang mampu menampung jutaan jemaah setiap tahun.
Selain memperluas area ibadah, berbagai proyek pengembangan juga menghadirkan peningkatan infrastruktur dan layanan bagi para peziarah dan pengunjung.
Masjid Nabawi pun kini menjadi simbol perpaduan antara kedalaman sejarah Islam dan perkembangan infrastruktur modern yang dirancang untuk melayani umat Islam dari berbagai negara.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
