BSI Bidik 1 Juta Jamaah Umrah, Siapkan Ekosistem Pembiayaan dan Layanan Perjalanan Religi

HIMPUHNEWS — Potensi pasar umrah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dengan jumlah jamaah umrah nasional yang mencapai 1,6 juta orang pada 2025, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin agresif memperkuat posisinya di ekosistem haji dan umrah nasional dengan membidik satu juta masyarakat Indonesia dapat berangkat umrah secara aman dan mudah.
Langkah tersebut didukung oleh dominasi BSI dalam layanan keuangan syariah bagi jamaah haji dan umrah. Dari rata-rata sekitar 203 ribu jamaah haji Indonesia, sebanyak 169.700 jamaah atau sekitar 83 persen merupakan nasabah BSI. Sementara pada segmen umrah, sekitar 84 persen dari total 1,6 juta jamaah umrah nasional tercatat menggunakan layanan BSI.
Besarnya pangsa pasar tersebut menjadi modal bagi perseroan untuk memperluas layanan sekaligus memperkuat ekosistem perjalanan religi di Indonesia.
Saat ini BSI memiliki 23,7 juta nasabah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7,26 juta merupakan nasabah tabungan haji dan umrah. Perseroan pun terus mengembangkan berbagai layanan yang mendukung kebutuhan calon jamaah, mulai dari tabungan haji, tabungan umrah hingga fasilitas pembiayaan syariah melalui BSI Hasanah Card.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan tren umrah kini tidak lagi didominasi kelompok usia tertentu. Perjalanan religi tersebut mulai menjadi pilihan kalangan muda seiring semakin beragamnya paket perjalanan yang tersedia.
Menurutnya, harga yang semakin kompetitif, kehadiran travel terpercaya, serta banyaknya pilihan destinasi muslim menjadi faktor yang mendorong minat masyarakat untuk berumrah.
Komitmen memperkuat ekosistem tersebut salah satunya diwujudkan melalui partisipasi BSI sebagai official bank partner pada ajang International Islamic Expo (IIE) 2026 yang akan berlangsung di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan pada 26-28 Juni 2026.
Pameran yang terbuka gratis untuk masyarakat itu menjadi sarana mempertemukan pelaku industri haji dan umrah, lembaga keuangan, serta berbagai sektor pendukung lainnya dalam satu ekosistem bisnis.
"Kami berharap langkah ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi nasabah, tetapi juga mendorong pertumbuhan dalam mengakselerasi ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Kolaborasi berbagai pihak mulai dari BSI, rekanan travel haji dan umrah serta berbagai industri lintas sektor diharapkan menjadi entry gate bisnis baik B2B maupun B2C," kata Kemas dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Tawarkan Diskon Hingga Rp3 Juta
Dalam ajang tersebut, BSI juga menghadirkan sejumlah program promosi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan perjalanan ibadah.
Pengguna BSI Hasanah Card berkesempatan memperoleh potongan harga hingga Rp3 juta serta fasilitas cicilan 0 persen dengan tenor sampai 24 bulan. Selain itu, nasabah yang bertransaksi menggunakan kartu BSI Debit berlogo VISA juga dapat menikmati diskon hingga Rp750 ribu.
BSI turut menawarkan program khusus bagi pengunjung yang mengajukan BSI Hasanah Card selama pameran berlangsung. Program tersebut mencakup bebas iuran tahunan selama dua tahun dan welcome bonus hingga Rp150 ribu.
Sementara itu, pihak penyelenggara International Islamic Expo 2026 optimistis gelaran tersebut akan menjadi salah satu pameran industri halal terbesar tahun ini.
Mutia Andriastuti selaku penyelenggara mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung, termasuk pemilihan lokasi yang strategis dan akses gratis bagi masyarakat.
Sebanyak 119 peserta pameran dari sektor travel haji dan umrah serta berbagai institusi lintas industri dipastikan ambil bagian dalam acara tersebut. Dari jumlah tersebut, sekitar 45 persen merupakan tenant internasional.
"Kami yakin memilih Bank Syariah Indonesia sebagai official bank partner sebagai mitra terpercaya untuk bersama mengembangkan halal ekosistem di Tanah Air, kami optimis acara ini mampu mendatangkan lebih dari 25 ribu pengunjung dengan transaksi Rp115 miliar", ungkapnya.
Melalui kolaborasi tersebut, BSI berharap dapat memperkuat perannya sebagai salah satu penggerak utama ekosistem halal nasional sekaligus mendukung pertumbuhan industri haji dan umrah yang terus berkembang di Indonesia.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
