Kurangi Walimatus Safar, Jemaah Haji Diingatkan Atur Aktivitas Jelang Keberangkatan

HIMPUHNEWS - Menjelang masa keberangkatan ibadah haji, Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan calon jemaah agar tidak menggelar walimatus safar atau syukuran haji secara berlebihan. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi menguras fisik jemaah di fase krusial persiapan.
Imbauan ini disampaikan menyusul temuan kasus kelelahan ekstrem yang dialami jemaah saat proses keberangkatan, bahkan berujung pada kondisi fatal.
Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, menegaskan bahwa walimatus safar sebaiknya dilakukan paling lambat satu minggu sebelum keberangkatan. Rentang waktu tersebut diperlukan agar jemaah memiliki cukup kesempatan memulihkan kondisi fisik dan menyiapkan kebutuhan perjalanan.
"Kami minta adalah tolong walimatus safar itu dilakukan maksimal 1 minggu sebelum keberangkatan. Maksimal. Jangan lebih dari itu," ujar Liliek di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa (13/1) malam.
Silaturahmi Berlebihan Disebut Picu Kelelahan
Menurut Liliek, imbauan ini tidak hanya ditujukan kepada calon jemaah, tetapi juga kepada masyarakat sekitar yang ingin bersilaturahmi. Ia menekankan bahwa syukuran haji bukanlah kewajiban atau ibadah sunah yang harus dilakukan.
Ia mencontohkan adanya jemaah yang wafat dalam proses keberangkatan setelah mengalami kelelahan berat, diduga akibat rangkaian syukuran yang berlangsung berhari-hari.
"Sampai di pesawat dia kelelahan, dia mau ke toilet, enggak sempat nunggu akhirnya bisa jadi enggak tertolong," katanya.
Selain membatasi kegiatan sosial, Liliek juga mengimbau calon jemaah untuk mulai mempersiapkan kondisi fisik melalui olahraga ringan secara rutin. Pola makan juga diminta lebih diperhatikan.
"Makan dijaga, kurangi gula, garam, dan lemak. Makan jangan terlalu banyak, secukupnya saja. Kemudian tidur, istirahat yang cukup," ucapnya.
Lebih lanjut, Liliek mengingatkan potensi cuaca panas yang dapat dihadapi jemaah selama menjalankan ibadah haji. Ia menyarankan pembatasan aktivitas di luar ruangan pada siang hari serta penggunaan alat pelindung diri bila harus beraktivitas.
"Pakai masker, bawa semprotan air, setiap rasanya kering langsung semprot," ucapnya.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
