Total 9,5 Juta Porsi Buka Puasa Dibagikan di Masjid Haramain di 10 Hari Pertama Ramadan 1447 H

HIMPUHNEWS - Memasuki 10 hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, operasional layanan di dua masjid suci di Arab Saudi mencatat angka signifikan. Otoritas pengelola menyebut lebih dari 9,5 juta porsi berbuka puasa telah didistribusikan kepada jemaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Data tersebut dirilis Badan Umum Pengelola Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dan dilaporkan media lokal Alyaum.com. Angka itu disebut mencerminkan skala operasional besar dalam melayani jemaah selama awal Ramadan.
Dalam laporan tersebut, otoritas mencatat total 9.581.735 porsi berbuka puasa telah dibagikan di pelataran dan lorong-lorong Haramain. Distribusi dilakukan sebagai bagian dari sistem layanan terpadu guna memudahkan pelaksanaan ibadah dalam suasana yang aman dan tertib.
Penyediaan konsumsi berbuka ini disebut mengikuti standar mutu dan keselamatan yang ketat, seiring meningkatnya jumlah jemaah umrah dan pengunjung selama Ramadan.
Selain makanan berbuka, konsumsi air Zamzam juga tercatat dalam jumlah besar. Selama periode yang sama, penggunaan air Zamzam—baik yang didinginkan maupun suhu normal—mencapai 15.333 meter kubik.
Pasokan air tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan jutaan jemaah yang menjalankan ibadah di dua masjid suci tersebut.
Dalam aspek layanan bimbingan dan pengelolaan massa, sebanyak 586.881 pengunjung tercatat memanfaatkan layanan pemandu. Tim lapangan yang bertugas disebut mampu berkomunikasi dengan beragam kewarganegaraan untuk memberikan arahan dan menjawab pertanyaan jemaah secara cepat.
Khusus di Masjidil Haram, payung layanan diperluas untuk merangkul kelompok‑kelompok spesial: pergerakan lansia dan penyandang disabilitas dipermudah dengan menyediakan layanan kereta dorong kepada 332.022 penerima manfaat, agar mereka menjalankan manasik dengan tenang. Sementara itu, 104.159 jemaah menuntaskan ibadah mereka dengan memanfaatkan layanan tahalul gratis.
Angka-angka tersebut menggambarkan intensitas layanan operasional di Haramain selama fase awal Ramadan, ketika arus jemaah meningkat signifikan dibanding hari biasa.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
