himpuh.or.id

Jangan Anggap Sepele! Kemenhaj Minta Jemaah Haji Waspadai Kehilangan Paspor Jelang Kepulangan

Kategori : Berita, Ditulis pada : 08 Juni 2026, 08:00:54

IMG_20230726_210735.jpg

HIMPUHNEWS — Menjelang fase pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi, Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan pentingnya menjaga dokumen perjalanan, khususnya paspor. Dokumen tersebut disebut menjadi salah satu syarat utama yang dibutuhkan selama proses mobilisasi hingga kepulangan jemaah ke Tanah Air.

Imbauan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemenhaj pada Minggu (7/6/2026).

"Bapak-Ibu sekalian, kami ingin mengingatkan seluruh jemaah agar memberikan perhatian khusus kepada dokumen perjalanan, terutama halnya adalah paspor," ujar Maria.

Menurutnya, paspor memiliki fungsi vital dalam seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji. Karena itu, jemaah diminta memastikan dokumen tersebut tersimpan dengan aman dan tidak hilang hingga proses kepulangan selesai.

"Karena paspor ini jadi bagian yang sangat penting tentunya dalam seluruh rangkaian proses perpindahan antar-kota maupun kepulangan ke Tanah Air," jelasnya.

Segera Lapor Jika Paspor Hilang

Maria menegaskan jemaah tidak perlu panik apabila mengalami kehilangan paspor selama berada di Arab Saudi. Namun, ia meminta agar kejadian tersebut segera dilaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

Menurutnya, pelaporan yang cepat akan membantu proses penyelesaian dokumen sekaligus mencegah gangguan terhadap aktivitas maupun jadwal perjalanan jemaah.

"Apabila terjadi kehilangan paspor, langsung segera laporkan kepada Ketua Kloter maupun Petugas Haji agar dapat segera ditangani dan sesuai prosedur yang berlaku tentunya, sehingga tidak menghambat aktivitas jemaah," imbuh Maria.

Selain mengingatkan soal dokumen perjalanan, Kementerian Haji dan Umrah juga menyoroti kepatuhan jemaah terhadap aturan bagasi menjelang kepulangan.

Dilarang Menambah Barang Setelah Koper Ditimbang

Maria meminta jemaah tidak menambahkan barang apa pun ke dalam koper yang telah melalui proses penimbangan dan diserahkan kepada petugas.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran proses pemeriksaan dan distribusi bagasi sebelum keberangkatan pulang ke Indonesia.

"Jangan menambahkan barang ke dalam koper yang telah ditimbang dan diserahkan kepada Petugas karena tentu dapat mengganggu proses pemeriksaan dan distribusi bagasi," tegasnya.

Air Zamzam Tidak Boleh Masuk Bagasi

Dalam kesempatan yang sama, Maria kembali menegaskan larangan membawa air zamzam ke dalam pesawat, baik melalui koper bagasi maupun koper kabin.

Menurutnya, ketentuan tersebut diberlakukan demi mendukung aspek keselamatan penerbangan sekaligus menghindari kendala dalam proses penanganan bagasi jemaah.

"Dan satu lagi yang perlu kami tegaskan bahwa air zamzam tidak diperkenankan dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun koper kabin dalam bentuk apapun," kata Maria.

Meski demikian, jemaah diminta tidak khawatir karena pemerintah telah menyiapkan distribusi air zamzam resmi yang akan diterima setiap jemaah setibanya di Indonesia.

"Jemaah tidak perlu khawatir karena setiap jemaah Haji Indonesia akan menerima air zamzam resmi sebanyak 1 galon berisi 5 liter yang akan dibagikan di debarkasi masing-masing setelah tiba di tanah air," tuturnya.

Cuaca Panas, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

Di tengah suhu udara Makkah dan Madinah yang masih tinggi, Maria juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalani rangkaian ibadah dan menunggu jadwal kepulangan.

Ia mengimbau jemaah untuk memperbanyak konsumsi air putih, beristirahat cukup, mengonsumsi makanan secara teratur, serta menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan.

"Bagi jemaah yang saat ini mungkin masih berada di Makkah maupun Madinah, kami mengimbau agar terus menjaga kondisi kesehatan karena cuaca masih cukup panas saat ini," ucapnya.

"Jemaah harus perlu juga memperbanyak konsumsi air putih, kemudian beristirahat dengan cukup, mengonsumsi makanan secara teratur dan menggunakan pelindung kepala atau payung jangan lupa pada saat beraktivitas di luar ruangan," tukas Maria.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id