Lantik Pejabat Strategis, Menhaj Perkuat Kesiapan Hadapi Penyelenggaraan Haji 2026
HIMPUHNEWS - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melantik sejumlah pejabat strategis di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan organisasi menghadapi penyelenggaraan haji 1447 Hijriah/2026 M. Pelantikan berlangsung di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Irfan menegaskan, penguatan kepemimpinan menjadi krusial seiring kompleksitas layanan haji dan umrah yang menuntut ketepatan, profesionalisme, serta integritas tinggi dari seluruh jajaran.
“Hari ini kita berada pada fase krusial persiapan Haji 2026. Waktu pelaksanaan ibadah haji sudah semakin dekat, sehingga seluruh jajaran harus bekerja lebih fokus, cepat, dan terkoordinasi,” ujar Irfan.
Soroti Isu Kunci Persiapan Haji
Dalam arahannya, Irfan menekankan sejumlah agenda strategis yang harus menjadi perhatian pejabat baru. Salah satunya capaian pelunasan biaya haji yang telah melampaui 100 persen kuota. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diiringi kehati-hatian, terutama dalam pengelolaan jemaah cadangan agar tidak menimbulkan persoalan regulasi maupun teknis.
Selain itu, ia meminta kesiapan asrama haji, transportasi udara, serta layanan di Arab Saudi terus dipastikan. Asrama haji disebut sebagai wajah awal pelayanan negara, sementara penerbangan haji membutuhkan koordinasi lintas negara dan standar keselamatan tinggi.
Irfan juga menyoroti penyelesaian dokumen jemaah, khususnya verifikasi paspor yang telah mencapai hampir 50 persen. Ia meminta percepatan dan pengawasan ditingkatkan agar seluruh tahapan dapat selesai tepat waktu.
Petugas Haji dan Pengawasan PIHK
Kesiapan petugas haji menjadi perhatian berikutnya. Pendidikan dan pelatihan petugas telah dimulai dengan durasi sekitar satu bulan, mencakup pembinaan fisik dan mental.
“Petugas haji kita bentuk sebagai duta negara sekaligus pelayan tamu Allah, yang harus bekerja dengan empati, disiplin, dan tanggung jawab tinggi,” tegasnya.
Untuk penyelenggaraan haji khusus, Irfan meminta konsolidasi kesiapan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), dengan pengawasan dan penegakan aturan yang konsisten demi menjaga kepercayaan publik.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Pejabat yang dilantik terdiri atas Staf Khusus dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, yakni:
-
Abdul Wahid (Staf Khusus Bidang Diplomasi dan Kerja Sama Kelembagaan)
-
Andik Setiawan (Staf Khusus Bidang Pengembangan SDM dan Petugas Haji)
-
Rachmat Tri Fahmi (Staf Khusus Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi)
-
Muhammad Syafii (Kakanwil Provinsi Kepulauan Riau)
-
M. Ansori (Kakanwil Provinsi Lampung)
-
Samsudin (Kakanwil Provinsi Banten)
-
Hasan Basri (Kakanwil Provinsi Kalimantan Tengah)
-
M. Saleh (Kakanwil Provinsi Kalimantan Utara)
-
Muchlis (Kakanwil Provinsi Sulawesi Tengah)
Menutup sambutannya, Irfan berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, demi penyelenggaraan haji 2026 yang berintegritas, transparan, dan akuntabel.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

