himpuh.or.id

Di Muker HIMPUH Ke-2, Mukhtara Air Ungkap Kesiapan Jadi Maskapai Full Service Umrah di Indonesia

Kategori : Berita, Topik Hangat, Muker 2 Himpuh 2026, Ditulis pada : 26 Januari 2026, 14:53:48

WhatsApp Image 2026-01-26 at 14.53.36.jpeg

HIMPUHNEWS - Maskapai baru asal Arab Saudi, Mukhtara Air, bersiap memperluas layanan penerbangan religi di Indonesia dengan fokus utama pada penerbangan umrah dan haji. Maskapai ini berada di bawah naungan Manazil Al Mukhtara Company Holding, grup bisnis berbasis di Madinah yang dikenal memiliki portofolio kuat di sektor perhotelan, transportasi, serta layanan haji dan umrah.

Mukhtara Air menargetkan dapat mulai mengudara pada Mei 2026, seiring rampungnya seluruh proses perizinan dan kesiapan operasional di Indonesia.

Operating Director Mukhtara Air, Capt. Andik Setiawan, mengatakan kehadiran maskapai ini merupakan bagian dari strategi grup untuk melengkapi layanan perjalanan ibadah dari hulu ke hilir.

“Kami memiliki hotel, catering, klinik services, visa provider, dan juga bus. Yang belum kami punya adalah sisi transportasi udara untuk mengantarkan jamaah Indonesia ke Saudi Arabia,” kata Andik dalam kegiatan Musyawarah Kerja (Muker) Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) di The Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (26/1).

Ia menegaskan Mukhtara Air tidak sekadar menjadi maskapai penerbangan, melainkan bagian dari ekosistem layanan umrah terintegrasi.

“Keunggulannya karena kami didukung oleh satu grup dari A sampai Z,” ujarnya.

Masih Tahap Sertifikasi AOC, Target Mengudara Mei 2026

Mukhtara Air saat ini masih dalam proses pengajuan Air Operator Certificate (AOC), sertifikasi wajib agar maskapai dapat menjalankan penerbangan komersial di Indonesia.

Andik mengungkapkan perusahaan sudah berada pada fase akhir dari tahapan sertifikasi tersebut.

“Sekarang kami ada di fase 4 dari 5 fase sesuai aturan Kementerian Perhubungan Udara. Tinggal satu fase lagi, insya Allah kami sudah menjadi airline yang bisa dipilih sebagai armada direct dan full service di Indonesia,” jelasnya. Maskapai ini juga telah mengantongi kode penerbangan resmi MUH.

Dalam tahap awal operasional, Mukhtara Air menyiapkan armada Airbus A320 dan Airbus A330. Airbus A320 akan difokuskan untuk rute domestik sebagai pengumpan (feeder), sedangkan Airbus A330 disiapkan untuk penerbangan jarak jauh ke Arab Saudi.

“Pada awalnya kami akan mengoperasikan sekitar 4 armada A320 dan A330. Tahap awal melayani rute Surabaya, Denpasar, dan juga Kuala Lumpur,” ujar Andik.

Pesawat Airbus A320 pertama Mukhtara Air telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada November 2025. Pesawat ini memiliki konfigurasi 152 kursi, terdiri dari 8 kursi bisnis dan 144 kursi ekonomi dengan konsep layanan full service.

Mukhtara Air menargetkan Jakarta dan Surabaya sebagai pusat utama penerbangan, dengan rute langsung menuju kota-kota tujuan ibadah di Arab Saudi.

“Jakarta dan Surabaya sebagai main hub kami di sini. Tujuannya Jeddah, Madinah, dan juga ke Thaif. Langsung ke Thaif dari Jakarta, itu rencananya,” ungkap Andik.

Ia menambahkan konsep yang ditawarkan Mukhtara Air adalah kemudahan perjalanan ibadah tanpa proses terpisah antara penerbangan dan akomodasi.

“Pada saat pertama kali check-in di bandara, jamaah sekaligus check-in di hotel tempat kami. Itulah integrated umrah yang kami kelola,” katanya.

Mukhtara Air menetapkan kantor pusatnya di kawasan City Business Center (CBC) sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Selain itu, maskapai juga membuka kantor perwakilan di beberapa kota besar seperti Medan, Surabaya, dan Bali untuk memperluas jangkauan operasional.

Dengan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar umrah dan haji di dunia, Mukhtara Air optimistis dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat dan penyelenggara perjalanan ibadah.

“Insya Allah kami akan bersama Bapak-Ibu dalam memberikan pelayanan terbaik,” pungkas Andik.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id