himpuh.or.id

HIMPUH Masuk Masa Transisi Besar, Ketua Dewan Kehormatan Beri Pesan Ini ke Anggota

Kategori : Berita, Topik Hangat, Muker 2 Himpuh 2026, Ditulis pada : 26 Januari 2026, 17:33:46

WhatsApp Image 2026-01-26 at 17.17.33.jpeg

HIMPUHNEWS - Di tengah dinamika regulasi baru dan masa transisi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah nasional, Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) menegaskan pentingnya soliditas organisasi untuk tetap tumbuh dan adaptif menghadapi tantangan.

Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Kerja (MUKER) ke-2 HIMPUH yang digelar pada Senin–Selasa, 26–27 Januari, di The Trans Luxury Hotel Bandung. Forum strategis ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penentuan arah organisasi bagi ratusan penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Ketua Dewan Kehormatan HIMPUH, Tamam Ali Yafie, menyebut organisasi saat ini berada dalam situasi yang tidak mudah, namun harus tetap optimistis menatap masa depan.

“Semoga Bapak-Ibu sekalian, memberikan manfaat yang besar kepada HIMPUH yang tengah menghadapi situasi yang tidak mudah,” ujar Tamam dalam sambutannya.

Empat Tahap Perjalanan HIMPUH 2024–2028

Dalam sambutannya, Tamam menguraikan perjalanan kepengurusan HIMPUH periode 2024–2028 yang menurutnya sudah memasuki separuh masa jabatan. Ia membaginya ke dalam empat tahapan besar.

Tahap pertama adalah peletakan fondasi, dengan menekankan kepatuhan terhadap aturan dan kepatutan terhadap nilai-nilai organisasi.

“Kita patuh kepada seluruh perangkat peraturan. Yang kedua, kita patut,” katanya.

Ia menegaskan HIMPUH tidak semata mengejar kuantitas, melainkan kualitas penyelenggaraan ibadah yang bertanggung jawab.

“Jadi HIMPUH itu tidak bicara soal kuantitas tapi kualitas. Mencari Ridho Allah itu artinya pendekatannya adalah process oriented, bukan result oriented,” tutur Tamam.

Tahap kedua, lanjut Tamam, adalah konsolidasi. HIMPUH perlu memantapkan program kerja di tengah tiga suasana kebatinan yang sedang dihadapi industri haji dan umrah.

“Masa transisi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah hingga perubahan regulasi yang juga sangat berbeda dari sebelumnya,” paparnya.

Situasi ini, menurut Tamam, menuntut organisasi untuk tetap solid dan mampu melewati masa sulit dengan baik.

“Jadi itu yang terjadi, dan kita dalam situasi yang cukup sulit. Semoga bisa kita lewati dengan baik,” ujar dia

Memasuki tahap ketiga, HIMPUH menargetkan ekspansi dengan penguatan program-program nyata, termasuk peran KOSIMA sebagai tulang punggung kesejahteraan anggota.

Tamam membeberkan bahwa dari 465 anggota HIMPUH, baru sekitar 95 yang tergabung dalam KOSIMA atau sekitar 25 persen.

“Kalau kita bicara data saat ini yang menjadi anggota KOSIMA itu kurang lebih 95. Dari 465 anggota HIMPUH, baru 95. Padahal, potensi industri haji dan umrah sangat besar. Sementara kalau kita lihat omset haji dan umroh untuk seluruh penyelenggaraan itu sekitar 50 triliun,” jelas Tamam.

Ia menilai tantangan ke depan adalah bagaimana KOSIMA bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi bersama bagi anggota.

“Nah ini tantangan yang sangat berat, bagaimana dalam masa ekspansi itu KOSIMA bisa menjadi tulang punggung HIMPUH untuk mensejahterakan anggotanya,” terang Tamam

Tahap keempat yang disampaikan Tamam adalah membangun “sukses story” sekaligus mempersiapkan suksesi kepengurusan ke depan.

“Mudah-mudahan dengan modal finansial, modal sosial, HIMPUH bisa lebih sukses memberikan estafet kepada pengurus yang baru.”

Muker, Jantung Pengambilan Keputusan HIMPUH

Muker HIMPUH sendiri merupakan forum resmi organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar Pasal 14 dan dijabarkan dalam ART Pasal 16. Dewan Pengurus wajib menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan sebagai bentuk transparansi.

Forum ini juga menetapkan rencana kerja dan anggaran tahun berikutnya, menjadikannya pusat denyut strategis organisasi.

Mengusung tema “Together We Thrive”, Muker kali ini menjadi pengingat bahwa kekuatan HIMPUH terletak pada kolaborasi, kesamaan visi, dan komitmen untuk tumbuh bersama.

Tamam pun menutup sambutannya dengan pesan optimistis. “Makanya MUKER kita tahun ini kami mengusung tema: ‘Together We Try.’ Jadi bersama-sama kita saling menguatkan,” pungkasnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id