OTA Mulai Masuk Pasar Umrah Indonesia, Dewan Pakar HIMPUH Ingatkan Anggota Siap Beradaptasi

HIMPUHNEWS – Perubahan lanskap industri umrah di Indonesia semakin nyata seiring mulai masuknya pemain Online Travel Agent (OTA) ke sektor perjalanan religi. Fenomena ini menjadi salah satu sorotan utama dalam Musyawarah Kerja (Muker) ke-2 Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) yang digelar pada 26–27 Januari di The Trans Luxury Hotel Bandung.
Anggota Dewan Pakar HIMPUH, Budi Riyanto, menilai kemunculan OTA dalam bisnis umrah membawa tantangan baru yang harus disikapi serius oleh para penyelenggara travel.
“Bahwa kita saat ini menghadapi berbagai persoalan yang Berat banget juga enggak. Tapi ringan juga tidak,” ujar Budi dalam sambutannya, Senin (26/01).
Dalam forum strategis bertema “Together We Thrive”, Budi secara khusus menyinggung mulai masuknya platform digital ke industri umrah, termasuk indikasi OTA yang mulai menjual layanan perjalanan umrah secara langsung.
“Yang ketiga tadi sudah disebutkan, EMR ternyata sudah jadi OTA. Sudah jual apa tadi, paket perjalanan umrah secara online” ungkapnya.
Menurutnya, fenomena ini bukan sekadar tren digital biasa, melainkan bisa menjadi perubahan besar dalam struktur pasar umrah di Indonesia.
“Nah ini kita mau bersikap seperti apa di HIMPUH ke depan? Apakah kita mau bikin juga OTA? Atau kita bikin holding company untuk OTA?” kata Budi.
Digitalisasi Umrah Dinilai Tak Terhindarkan
Budi menilai dorongan terhadap model umrah mandiri dan sistem pemesanan online turut membuka ruang bagi OTA untuk masuk lebih dalam, terutama lewat penjualan tiket dan hotel.
“Karena salah satu yang saya dengar adalah yang mendorong keumrahan diri itu sesungguhnya adalah OTA. Karena mereka akan jual tiket dan jual hotel,” jelasnya.
Kondisi ini, menurut Budi, perlu dibahas bersama agar travel umrah anggota HIMPUH tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan digital.
Di tengah dinamika tersebut, Dewan Pakar HIMPUH mendorong konsolidasi anggota agar organisasi tetap kuat menghadapi kompetisi baru, termasuk dari platform digital besar.
“Karena kita ada 400 lebih ya anggota. Dan kalau ini kita satukan sebagai sebuah kekuatan ekosistem yang integratif, rasanya kita bisa hidup,” tegas Budi.
Ia menilai kekuatan HIMPUH terletak pada solidaritas dan kemampuan membangun ekosistem bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Muker HIMPUH ke-2 merupakan forum resmi tahunan yang menjadi pusat pengambilan keputusan organisasi, mulai dari evaluasi program, laporan kinerja, hingga penyusunan rencana kerja ke depan.
Dengan tema “Together We Thrive”, HIMPUH menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama melalui kolaborasi dan kesamaan visi di tengah perubahan regulasi, kebijakan Arab Saudi, hingga disrupsi digital seperti OTA.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
