Ramadhan 2026! Ini Strategi Saudi Kelola Jutaan Jemaah di Dua Masjid Suci

HIMPUHNEWS - Otoritas Arab Saudi memastika kesiapan operasional penuh menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2-26 M di Masjidil Haramdan Masjid Nabawi. Rencana terpadu ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jemaah sekaligus memastikan layanan ibadah berjalan optimal selama periode puncak.
Kesiapan tersebut dirancang melalui kerangka operasional terintegrasi yang menitikberatkan pada pengelolaan aset dan fasilitas, penguatan koordinasi lintas otoritas terkait di dua masjid suci, serta peningkatan kualitas pengalaman spiritual jemaah.
Di Masjidil Haram, cakupan operasional meliputi serambi Saudi, area mataf, area sa’i, pelataran luar, perluasan Saudi tahap kedua dan ketiga, gedung layanan, hingga kompleks toilet.
Sementara di Masjid Nabawi, pengelolaan mencakup area masjid utama, pelataran, fasilitas pendukung, hingga area atap.
Pembagian zona ini ditujukan untuk memperjelas alur pergerakan jemaah serta mendukung pengaturan layanan selama jam-jam padat.
Teknologi Cerdas untuk Kendali Kerumunan
Melansir Saudigazette, berbagai inovasi berbasis teknologi diaktifkan guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional. Sejumlah inisiatif yang diterapkan antara lain peta 3D interaktif di dalam dua masjid suci, sistem penghitungan jemaah berbasis sensor digital secara real-time, hingga perangkat pengukur kepuasan pengunjung.
Layanan transportasi khusus bagi lansia dari titik transit utama juga dioperasikan, disertai layar panduan interaktif di Masjidil Haram dalam lima bahasa. Selain itu, pusat komando teknik berfungsi memantau operasional secara langsung, didukung tim lapangan dengan perangkat penerjemah instan.
Sistem penomoran pintu di Masjidil Haram turut diperbarui untuk memudahkan identifikasi lokasi, bersamaan dengan aktivasi layanan pelaporan “Rased” guna mempercepat respons atas masukan dan temuan di lapangan.
Otoritas memastikan keandalan sistem kelistrikan dan energi, penguatan jaringan pendingin udara dan pencahayaan, serta kesiapan penuh eskalator dan lift. Sistem audio di kedua masjid juga telah diuji dan dioptimalkan.
Program pemeliharaan, kebersihan lingkungan, peningkatan sanitasi, serta langkah pencegahan kesehatan diperketat untuk menjaga standar keselamatan dan keberlanjutan selama Ramadan.
Layanan Jemaah Ditingkatkan
Sejumlah peningkatan layanan disiapkan, termasuk pengaturan distribusi iftar yang terintegrasi dengan platform nasional “Ehsan”, optimalisasi logistik kebersihan dan distribusi makanan, perluasan layanan air Zamzam, hingga peningkatan fasilitas karpet, kursi mobilitas, gerbang, dan toilet.
Layanan penitipan barang, pusat layanan tamu terpadu antara Makkah dan Madinah, pusat keramahan anak untuk mendukung keluarga, serta kesiapan platform relawan juga diperluas.
Pengelolaan arus jemaah difokuskan pada penataan area salat, koridor, dan pelataran, disertai perbaikan sistem rambu dan alur pejalan kaki. Rencana Ramadan ini turut mencakup penguatan pengelolaan i’tikaf melalui penataan terstruktur dan kesiapan lingkungan.
Di luar aspek logistik, rencana ini juga menekankan pengayaan budaya dan edukasi. Program yang terus berjalan mencakup pameran arsitektur dua masjid suci, kegiatan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah, layanan distribusi Al-Qur’an, serta perluasan partisipasi relawan.
Seluruh operasional akan berjalan pada kapasitas maksimal saat periode puncak, didukung personel terlatih dan koordinasi antarinstansi guna menjaga kualitas layanan dan kesinambungan operasional selama Ramadan.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
