Masjid Haramain Tambah 40 Layar Interaktif Baru, Hadirkan Panduan Ibadah Multilingual bagi Jemaah

HIMPUHNEWS - Upaya penguatan layanan keagamaan berbasis teknologi digencarkan selama Ramadhan di kawasan dua masjid suci. Presidency of Religious Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque memasang puluhan layar interaktif pintar untuk menyebarkan konten keagamaan dan panduan ibadah kepada jamaah.
Sebanyak lebih dari 40 layar interaktif multibahasa dioperasikan di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Layar-layar tersebut disebar di berbagai titik strategis guna melayani pengunjung dan memperkaya pengalaman spiritual jamaah selama Ramadhan.
Mrlansir saudigazette, Inisiatif ini sejalan dengan tingginya kepadatan jamaah di dua masjid suci pada bulan Ramadhan, yang dikenal sebagai periode puncak umrah tahunan. Melalui layar interaktif tersebut, jamaah dan peziarah umrah dapat mengakses fatwa, panduan, serta konten keagamaan secara cepat dalam berbagai bahasa.
Layanan ini bertujuan meningkatkan literasi keagamaan, meluruskan kesalahpahaman, serta membantu jamaah menjalankan ibadah dengan pemahaman yang jelas dan rasa tenang.
Konten Keagamaan dalam Lebih dari 50 Bahasa
Wakil Kepala Badan Urusan Intelektual dan Penyadaran, Sheikh Ali Al-Nafie, menyampaikan bahwa layar interaktif tersebut menjadi saluran teknologi modern yang dikhususkan untuk melayani jamaah selama Ramadhan. Menurutnya, konten yang ditayangkan bersifat tepercaya dan disesuaikan dengan keragaman bahasa serta latar budaya jamaah, sekaligus mendorong nilai moderasi dan keseimbangan dalam beragama.
Ia menambahkan, lebih dari 40 layar interaktif saat ini beroperasi dengan penyajian konten keagamaan dalam lebih dari 50 bahasa internasional.
Layar-layar tersebut ditempatkan di sejumlah area utama Masjidil Haram, termasuk kawasan perluasan Mataf (area tawaf), Saudi Riwaq (serambi), Perluasan Raja Fahd, serta Perluasan Saudi Ketiga. Penempatan ini dimaksudkan agar informasi mudah diakses jamaah di titik-titik dengan mobilitas tinggi.
Sheikh Ali Al-Nafie menegaskan, program layar interaktif ini merupakan bagian dari ekosistem digital terpadu yang diterapkan selama Ramadhan. Sistem tersebut dirancang untuk memperkuat layanan penyadaran dan memanfaatkan teknologi modern dalam penyebaran pengetahuan agama yang sahih.
Inisiatif ini dijalankan sejalan dengan arahan Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, selaku pimpinan Presidensi Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi jamaah dari seluruh dunia.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
