Canggih! Langit-langit Masjidil Haram Kini Bisa Atur Suhu hingga Udara

HIMPUHNEWS — Modernisasi Masjidil Haram terus berlanjut seiring meningkatnya jumlah jemaah haji dan umrah setiap tahun. Salah satu pembaruan terbaru yang mencuri perhatian adalah pengembangan struktur langit-langit masjid yang kini tak hanya menonjol dari sisi estetika, tetapi juga dibekali teknologi pintar untuk menunjang kenyamanan jutaan jemaah.
Pengembangan ini merupakan bagian dari proyek perluasan Masjidil Haram yang dilaporkan rampung pada 2025. Dalam laporan Saudi Press Agency, struktur atap terbaru tersebut dirancang dengan pendekatan yang menggabungkan unsur arsitektur Islami dengan teknologi modern untuk mendukung operasional masjid secara lebih efisien.
"Desain struktural memprioritaskan standar kualitas dan efisiensi tertinggi," demikian laporan tersebut, dikutip Senin (25/5/2026).
Dibekali Sistem Pintar Pengatur Suhu hingga Kualitas Udara
Salah satu inovasi utama pada struktur langit-langit Masjidil Haram adalah penerapan sistem insulasi termal yang berfungsi membantu menciptakan suasana lebih nyaman di area masjid, terutama di tengah suhu panas ekstrem di Arab Saudi.
Desain atap yang tinggi dan terbuka juga disebut membantu memperlancar sirkulasi udara di dalam area masjid. Selain menciptakan kesan ruang yang lebih luas, rancangan ini juga ditujukan untuk menghadirkan suasana ibadah yang lebih tenang dan nyaman bagi jemaah.
Tak hanya itu, sistem pencahayaan modern juga disematkan pada struktur baru ini sehingga area sekitar tetap terang tanpa memerlukan tambahan pencahayaan berlebih.
"Berfungsi sebagai komponen vital dari sistem operasional terpadu Masjidil Haram, langit-langit terhubung ke smart system yang mengontrol pencahayaan, iklim, dan kualitas udara, secara signifikan memaksimalkan efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan," lanjut laporan tersebut.
Meski mengalami perluasan dengan struktur yang lebih besar dan tinggi, aspek akustik tetap menjadi perhatian dalam pengembangannya.
Laporan tersebut menyebut desain struktur baru tetap mampu menyalurkan suara dengan baik selama pelaksanaan salat maupun khutbah, sehingga pengalaman ibadah jemaah tidak terganggu.
Sentuhan Arsitektur Islami Tetap Dipertahankan
Dari sisi visual, pembaruan ini tetap mempertahankan identitas arsitektur Islami yang kuat. Hal itu terlihat dari pola ukiran dekoratif yang detail serta perpaduan warna harmonis yang mempercantik interior masjid tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.
"Upaya ini mencerminkan integrasi sempurna antara dimensi estetika dan fungsional dalam arsitektur Masjidil Haram. Langit-langit lebih dari perannya sebagai elemen struktural semata, melainkan berfungsi sebagai bagian integral dari pengalaman spiritual jamaah," terangnya.
Modernisasi tersebut dilakukan seiring lonjakan jumlah jemaah yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Berdasarkan laporan Saudi Press Agency pada 2025, kapasitas Masjidil Haram meningkat signifikan setelah proyek perluasan tahap ketiga selesai. Luas kompleks yang sebelumnya sekitar 414.000 meter persegi kini bertambah menjadi 1,5 juta meter persegi.
Dengan kapasitas baru itu, kawasan Masjidil Haram disebut mampu menampung hingga tiga juta orang per hari.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
