Catat! Ini Batas Terakhir Visa Umrah dan Kepulangan Jemaah dari Saudi

HIMPUHNEWS - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan jadwal penting terkait operasional musim umrah tahun ini, mulai dari batas penerbitan visa hingga tenggat waktu kepulangan jemaah dari Tanah Suci.
Kebijakan tersebut disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai bagian dari pengaturan arus jemaah menjelang musim haji.
Dilansir dari Gulf News, pemerintah Saudi menetapkan 1 Syawal sebagai hari terakhir penerbitan visa umrah. Setelah tanggal tersebut, visa umrah tidak lagi diterbitkan untuk musim ini.
Batas Kedatangan Jemaah Umrah
Meski penerbitan visa dihentikan pada 1 Syawal, jemaah yang telah memperoleh visa masih diperbolehkan masuk ke Arab Saudi hingga 15 Syawal.
Setelah melewati tanggal tersebut, kedatangan jemaah umrah tidak lagi diizinkan.
Sementara itu, seluruh jemaah umrah diwajibkan meninggalkan Arab Saudi paling lambat 1 Zulkaidah.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan virtual berkala ke-17 antara Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dengan perusahaan penyelenggara umrah di Arab Saudi pada Sabtu (14/3/2026).
Dalam pertemuan itu, para pejabat kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh aturan yang berlaku selama musim umrah dan haji.
Data Jemaah Diminta Diperbarui
Dikutip dari Saudi Gazette, pemerintah Arab Saudi juga menyoroti pengaturan kedatangan jemaah secara bertahap melalui bandara.
Perusahaan penyelenggara umrah diminta untuk memperbarui data keberangkatan jemaah secara berkala melalui platform Nusuk Masar agar proses pemulangan jemaah dapat berjalan lebih tertib.
Pada kesempatan yang sama, perusahaan penyelenggara umrah juga diajak berpartisipasi dalam Umrah and Visit Forum 2026 yang akan digelar untuk ketiga kalinya.
Haji Wajib Gunakan Visa Resmi
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kembali menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji harus menggunakan visa haji resmi.
Pelaksanaan haji tidak diperbolehkan menggunakan visa umrah.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al Rabiah, juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan penyelenggara umrah atas kerja sama selama Ramadan.
Berbagai pihak dinilai telah membantu melayani jemaah, termasuk menangani jemaah yang tertahan serta membantu proses kepulangan mereka.
Kementerian menyatakan bahwa pertemuan rutin dengan penyelenggara umrah dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah.
Langkah tersebut juga sejalan dengan strategi Vision 2030 Arab Saudi yang bertujuan meningkatkan pengalaman para jemaah dan pengunjung yang datang ke Tanah Suci.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
