himpuh.or.id

Resmi! Riyadh Air Mulai Terbang di Langit Jeddah, Hubungkan Rute Domestik Strategis

Kategori : Berita, Ditulis pada : 15 Juni 2026, 07:20:21

FotoJet (26).jpg

HIMPUHNEWS — Setelah lama dinantikan, maskapai nasional baru Arab Saudi, Riyadh Air, resmi mengoperasikan penerbangan domestik perdananya dengan rute Riyadh–Jeddah pada Minggu (15/6/2026).

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Riyadh Air untuk membangun jaringan penerbangan yang lebih luas, sekaligus memperkuat konektivitas antara dua kota strategis di Arab Saudi.

Penerbangan perdana tersebut lepas landas dari King Khalid International Airport di Riyadh pada pukul 09.00 waktu setempat dan mendarat di King Abdulaziz International Airport pukul 10.50.

Kehadiran Riyadh Air di salah satu rute tersibuk di Kerajaan ini menandai dimulainya babak baru dalam transformasi sektor penerbangan Arab Saudi yang tengah berkembang pesat.

Peresmian penerbangan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting di sektor penerbangan dan layanan haji Arab Saudi. Di antaranya Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfig Al-Rabiah, Presiden Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi Abdulaziz Al-Duailej, anggota dewan Riyadh Air Raid Ismail, serta sejumlah pimpinan industri penerbangan lainnya.

Setibanya di Jeddah, rombongan disambut oleh Ketua Dewan Direksi Jeddah Airports Company Raed Al-Mudaiheem, CEO JEDCO Mazen Johar, serta perwakilan berbagai instansi pemerintah dan keamanan yang beroperasi di bandara.

Peluncuran rute Riyadh–Jeddah bukan sekadar penambahan layanan domestik biasa. Rute ini merupakan salah satu jalur penerbangan paling vital di Arab Saudi karena menghubungkan pusat pemerintahan dan bisnis nasional di Riyadh dengan Jeddah yang menjadi gerbang utama menuju Kota Suci Makkah. Tidak mengherankan jika permintaan perjalanan pada rute ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data perusahaan analitik penerbangan OAG, rute Riyadh–Jeddah bahkan tercatat sebagai rute penerbangan domestik tersibuk kelima di dunia sepanjang tahun 2025, dengan kapasitas mencapai sekitar 9,8 juta kursi. Fakta ini menunjukkan besarnya kebutuhan mobilitas masyarakat, pelaku bisnis, wisatawan, hingga jamaah haji dan umrah antara kedua kota tersebut.

Untuk tahap awal, Riyadh Air akan mengoperasikan dua penerbangan setiap hari pada rute Riyadh–Jeddah. Seiring tingginya permintaan pasar, frekuensi penerbangan akan ditingkatkan menjadi tiga kali sehari mulai 18 Juni, sebelum kembali bertambah menjadi empat kali sehari mulai 2 Juli 2026.

CEO Riyadh Air, Tony Douglas, mengatakan bahwa pembukaan rute ke Jeddah merupakan pencapaian penting dalam strategi jangka panjang maskapai untuk membangun jaringan penerbangan yang menghubungkan Arab Saudi dengan berbagai destinasi dunia.

Menurutnya, Jeddah merupakan salah satu pasar paling strategis di Arab Saudi karena melayani kebutuhan perjalanan bisnis, wisata, maupun perjalanan keagamaan. Kehadiran Riyadh Air di rute ini diharapkan dapat meningkatkan pilihan bagi penumpang sekaligus memperkuat konektivitas nasional yang menjadi salah satu target utama Saudi Vision 2030.

“Peluncuran penerbangan ke Jeddah merupakan langkah penting dalam perjalanan Riyadh Air untuk membangun jaringan yang luas dan menghubungkan Arab Saudi dengan dunia,” ujarnya.

Di sisi lain, CEO Jeddah Airports Company, Mazen Johar, menilai masuknya Riyadh Air ke Bandara Internasional King Abdulaziz mencerminkan semakin eratnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam ekosistem penerbangan Arab Saudi.

Ia mengungkapkan bahwa aktivitas penerbangan di Jeddah terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada kuartal pertama tahun 2026 saja, Bandara Internasional King Abdulaziz melayani lebih dari 14,8 juta penumpang melalui hampir 84 ribu penerbangan, sebuah capaian yang mencerminkan meningkatnya peran Jeddah sebagai salah satu pusat transportasi udara utama di kawasan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id