himpuh.or.id

Begini Teknologi Canggih Saudi Kendalikan Kerumunan Jemaah di Masjidil Haram

Kategori : Berita, Ditulis pada : 16 Maret 2026, 11:00:26

e6a8c2b0-1435437.jpeg

HIMPUHNEWS - Lonjakan jumlah jemaah di Masjidil Haram membuat pengelolaan keamanan dan kerumunan menjadi tantangan besar setiap tahun. Untuk mengatasinya, otoritas Arab Saudi mengandalkan pusat komando dan kendali keamanan yang dilengkapi teknologi canggih, mulai dari ribuan kamera hingga kecerdasan buatan (AI).

Sistem ini menjadi pusat operasi utama aparat keamanan dalam memantau situasi di kawasan Masjidil Haram secara real-time, terutama saat musim umrah dan Ramadan ketika jumlah jemaah membludak.

Dilansir dari Asharq Al Awsat, pusat komando tersebut berfungsi sebagai sistem terpadu yang menggabungkan data, analisis, dan teknologi modern untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Pantau Puluhan Juta Jemaah

Pusat kendali ini mengumpulkan berbagai data keamanan, statistik pergerakan jemaah, serta menganalisis potensi risiko untuk menentukan langkah pengamanan yang tepat.

Dalam kerangka perlindungan dan keselamatan, sistem ini memantau jutaan orang yang datang ke Makkah, baik untuk shalat maupun menunaikan ibadah umrah.

Data yang diumumkan pada Selasa (10/3) oleh Otoritas Umum Urusan Haramain menunjukkan bahwa jumlah pengunjung dua masjid suci mencapai lebih dari 96 juta orang hingga 20 Ramadan.

Masjidil Haram sendiri menerima lebih dari 57 juta jamaah yang menunaikan shalat lima waktu dan shalat malam, serta 15 juta jemaah umrah.

Ribuan Kamera dan Analisis Data

Arus jemaah yang sangat besar ini dikelola melalui sistem pengendalian yang bekerja sama dengan operasional Masjidil Haram. Pengawasan mencakup area dalam masjid, pelataran, kawasan perluasan, pusat kota, hingga jalur transportasi dan pintu masuk Makkah.

Pos pengendalian mengandalkan personel berpengalaman dalam pengelolaan keamanan kerumunan. Mereka didukung ribuan kamera canggih dan data statistik yang terus diperbarui sepanjang waktu.

Sistem ini memungkinkan petugas memprediksi potensi risiko, mengambil langkah pencegahan, serta memberikan laporan situasi secara cepat kepada komandan lapangan.

Terhubung dengan Layanan Darurat 911

Pusat komando juga terhubung langsung dengan layanan darurat 911. Setiap laporan yang masuk akan diteruskan kepada instansi terkait dan dipantau hingga proses penanganannya selesai.

Selain itu, sistem ini memantau kondisi keamanan dan lalu lintas di berbagai jalur di Makkah. Data yang diperoleh kemudian dibagikan kepada instansi keamanan serta mitra layanan untuk memperlancar pengelolaan jemaah.

Melalui sistem tersebut, perjalanan jemaah umrah juga dapat dipantau sejak kedatangan hingga kepulangan mereka.

AI Bantu Atur Kepadatan Jemaah

Salah satu teknologi utama yang digunakan adalah kecerdasan buatan (AI). Otoritas keamanan bahkan membentuk divisi khusus yang mengembangkan berbagai platform digital berbasis AI.

Salah satu platform tersebut adalah “Basir”, yang digunakan untuk mendeteksi waktu masuk jemaah, jam puncak kunjungan, serta tingkat kepadatan di area tawaf dan sa’i.

Sistem ini juga mampu mengukur persentase kepadatan jemaah sehingga membantu pengelola mengatur pergerakan kerumunan secara lebih efisien.

Selain itu, terdapat platform baru bernama “Sawaher” yang menganalisis data dari kamera di pintu masuk Makkah menggunakan algoritma AI.

Sistem ini digunakan untuk memantau kepadatan jalan dan mengatur distribusi arus kendaraan secara real-time. Untuk mendukung sistem tersebut, otoritas menggunakan dua jenis kamera berbeda di area pemantauan.

Dengan dukungan ribuan kamera, analisis data cerdas, serta personel keamanan yang berpengalaman, pusat komando ini menjadi “jantung” pengelolaan keamanan umrah.

Koordinasi teknologi dan sumber daya manusia tersebut memungkinkan jutaan jemaah menjalankan ibadah di Masjidil Haram dengan lebih aman dan tertib.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id