himpuh.or.id

Masjidil Haram Padat di Akhir Ramadan, Jemaah Diminta Hafalkan Nama Pintunya agar Tidak Tersesat

Kategori : Berita, Ditulis pada : 16 Maret 2026, 11:24:06

bc803be0-2865912.jpeg

HIMPUHNEWS - Kepadatan jemaah di Masjidil Haram biasanya mencapai puncaknya pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Periode ini dikenal sebagai musim puncak umrah karena jutaan Muslim dari berbagai negara datang ke Makkah untuk beribadah di masjid suci tersebut.

Dalam kondisi kerumunan yang sangat besar, mengenali nama dan nomor pintu Masjidil Haram menjadi hal penting agar jemaah tidak tersesat atau kesulitan mencari jalan keluar setelah beribadah.

Masjidil Haram sendiri memiliki ratusan pintu yang tersebar di berbagai sisi bangunan. Sejumlah pintu utama seperti King Abdulaziz Gate (Pintu 1), King Fahd Gate (Pintu 79), Bab Umrah, hingga King Abdullah Gate menjadi akses penting yang sering digunakan jemaah untuk masuk menuju area thawaf dan tempat shalat.

Pengaturan pintu ini juga menjadi bagian dari manajemen kerumunan yang dilakukan otoritas pengelola Masjidil Haram untuk menjaga kelancaran arus jemaah selama Ramadan.

Pintu Penting untuk Masuk Jemaah Umrah

Beberapa pintu utama disiapkan bagi jemaah yang hendak melaksanakan umrah karena aksesnya lebih dekat ke area thawaf (mataf) di sekitar Ka’bah.

Di antaranya:

  • Pintu Raja Abdulaziz (Gate 1)

  • Pintu Raja Fahd (Gate 79)

  • Pintu Umrah

  • Pintu Salam (Gate 19)

  • Jembatan Syubaikah (Gate 64, lantai pertama)

  • Jembatan Ajyad (Gate 7, lantai pertama)

Pintu-pintu tersebut dikenal sebagai akses yang relatif cepat menuju area utama ibadah umrah.

Pintu yang Digunakan Jemaah untuk Shalat

Selain pintu khusus umrah, terdapat sejumlah pintu yang biasa digunakan oleh jemaah yang datang untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjidil Haram.

Akses tersebut meliputi:

Jembatan dan tangga

  • Jembatan Ajyad

  • Jembatan Marwah

  • Jembatan Safa

  • Tangga Al-Arqam

  • Tangga 74

  • Tangga 84

  • Tangga 91

Pintu masuk

  • Pintu 69

  • Pintu 70

  • Pintu 71

  • Pintu 72

  • Pintu 73

  • Pintu 89

  • Pintu 90

  • Pintu 114

  • Pintu 121

  • Pintu 123

Pintu Menuju Area Shalat Perempuan

Otoritas Masjidil Haram juga menyiapkan pintu khusus untuk memudahkan akses menuju area shalat perempuan.

Pintu tersebut antara lain:

  • Pintu 70

  • Pintu 85

  • Pintu 86

  • Pintu 87

  • Pintu 89

Akses bagi Penyandang Disabilitas

Untuk memudahkan mobilitas jemaah lansia maupun penyandang disabilitas, sejumlah pintu dan jembatan juga dilengkapi fasilitas akses khusus.

Pintu yang dapat digunakan antara lain:

  • Pintu 68

  • Pintu 69

  • Pintu 89

  • Pintu 93

  • Pintu 94

  • Pintu 114

  • Pintu 123

Sementara jembatan yang tersedia meliputi:

  • Jembatan Marwah

  • Jembatan kereta dorong Syubaikah

  • Jembatan Ajyad

  • Jembatan Safa

Pintu Khusus untuk Layanan Jenazah

Masjidil Haram juga memiliki pintu khusus untuk proses pengurusan jenazah.

Pengaturannya meliputi:

  • Pintu 7 menuju mushalla jenazah

  • Pintu 5 digunakan untuk keluar

  • Pintu 13 dan 14 hanya digunakan dalam keadaan darurat

Pentingnya Mengingat Pintu Masuk

Dengan jumlah pintu yang sangat banyak, jemaah umrah biasanya dianjurkan untuk mengingat nomor dan nama pintu yang digunakan saat masuk.

Hal ini penting agar jemaah dapat kembali ke titik yang sama saat keluar dari masjid atau ketika terpisah dari rombongan.

Pengelolaan pintu-pintu tersebut menjadi bagian dari sistem manajemen kerumunan di Masjidil Haram yang dirancang agar jutaan jemaah dapat beribadah dengan aman, tertib, dan nyaman sepanjang bulan Ramadan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id