Saudi Tambah Kapasitas Toilet di Mina Hingga 4 Kali Lipat, Waktu Antre Dipangkas 75 Persen

HIMPUHNEWS - Persiapan layanan bagi jutaan jamaah pada musim haji 2026 terus dikebut. Salah satu peningkatan signifikan dilakukan di Mina, Arab Saudi, dengan rampungnya pembangunan 79 kompleks toilet dua lantai yang kini menyediakan total 7.838 toilet untuk jamaah.
Melansir kantor berita Saudi SPA, Peningkatan fasilitas sanitasi ini dilakukan di tengah tantangan keterbatasan lahan di Mina, kawasan yang setiap musim haji menjadi titik konsentrasi jutaan jamaah. Dengan pembangunan vertikal, kapasitas toilet kini diklaim melonjak hingga empat kali lipat dibanding sebelumnya, sekaligus memangkas waktu tunggu jamaah hingga 75 persen.
Kidana Development Company, badan pelaksana milik Royal Commission for Makkah City and Holy Sites, menyelesaikan fase kedua proyek pengembangan toilet menjelang pelaksanaan Haji 2026.
Tambah 18 Kompleks Toilet Baru
Pada fase kedua, pembangunan difokuskan di kawasan Al-Shuaibin, Mina bagian utara, dengan penambahan 18 kompleks toilet dua lantai yang menggantikan fasilitas lama satu lantai.
Tambahan ini melengkapi 61 kompleks serupa yang telah lebih dulu rampung pada musim haji tahun lalu, sehingga total keseluruhan mencapai 79 kompleks.
Kawasan Al-Shuaibin sendiri menjadi salah satu area akomodasi penting bagi jamaah, dengan keberadaan kompleks hunian dan tenda yang telah ditingkatkan di sisi timur maupun barat kawasan tersebut.
Strategi Bangun Vertikal karena Lahan Terbatas
Keterbatasan lahan di Mina menjadi alasan utama pengembangan dilakukan secara vertikal, bukan horizontal.
Dengan pendekatan ini, kapasitas fasilitas sanitasi bisa ditingkatkan tanpa perlu memperluas jejak fisik bangunan. Langkah tersebut juga ditujukan untuk mengurangi tekanan pada infrastruktur yang ada sekaligus menjaga kualitas layanan kebersihan selama musim haji.
Selain proyek toilet, pengelola juga melakukan sejumlah peningkatan infrastruktur pendukung lain di kawasan situs suci.
Beberapa di antaranya:
- perluasan ruang hijau
- peningkatan area istirahat di jalur pejalan kaki
- pembenahan sistem air minum
Sementara di kawasan Jamarat, 400 unit kipas kabut (misting fan) berteknologi baru menggantikan sistem pendingin lama.
Fasilitas ini disebut mampu memberikan efek pendinginan bagi hingga 180.000 jamaah per jam saat menjalani ritual lempar jumrah.
Untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas jamaah, lantai karet juga dipasang di area pejalan kaki dengan lalu lintas tinggi guna mengurangi kelelahan selama perjalanan antarlokasi ibadah.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
