himpuh.or.id

Kemenhaj Minta Jemaah Aktif Gunakan Aplikasi Kawal Haji untuk Laporkan Keluhan

Kategori : Berita, Ditulis pada : 07 Mei 2026, 10:35:04

WhatsApp Image 2026-05-07 at 10.37.32.jpeg

HIMPUHNEWS - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau jamaah calon haji Indonesia memanfaatkan aplikasi Kawal Hajiselama berada di Tanah Suci. Aplikasi tersebut disiapkan sebagai kanal pengaduan cepat untuk berbagai persoalan layanan haji di Madinah maupun Makkah.

Imbauan ini disampaikan di tengah meningkatnya jumlah jemaah Indonesia yang telah tiba di Arab Saudi. Hingga hari ke-16 operasional haji 2026, lebih dari 97 ribu jemaah dan petugas sudah diberangkatkan dari Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Suci Annisa mengatakan aplikasi Kawal Haji dirancang untuk mempercepat penanganan keluhan dan meningkatkan transparansi layanan penyelenggaraan ibadah haji.

“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting dalam memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kami mengajak jamaah dan keluarga untuk aktif memanfaatkannya,” ujar Suci Annisa di Jakarta, Rabu.

Melalui aplikasi tersebut, jemaah maupun petugas dapat melaporkan berbagai kebutuhan layanan secara langsung dan real-time. Mulai dari persoalan konsumsi, akomodasi, transportasi, layanan kesehatan, hingga laporan kehilangan barang atau jemaah.

Kawal Haji juga menggunakan konsep crowdsourcing, di mana laporan yang masuk dapat dipantau langsung oleh jamaah dan petugas tanpa proses penyaringan admin sehingga komunikasi berjalan dua arah.

Jemaah Diingatkan Waspadai Cuaca Panas

Selain soal layanan, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah menjaga kondisi fisik selama menjalani ibadah di Arab Saudi. Pasalnya, suhu udara di Madinah dan Makkah saat ini berkisar 37 hingga 39 derajat Celsius.

“Kami mengingatkan jamaah untuk mengatur aktivitas sesuai kemampuan, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan. Jangan ragu melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan,” ujarnya.

Kondisi cuaca panas menjadi perhatian karena aktivitas ibadah dan mobilitas jemaah cukup tinggi menjelang fase puncak haji.

Lebih dari 92 Ribu Jemaah Sudah Tiba di Madinah

Kemenhaj juga meminta seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tetap mematuhi ketentuan yang berlaku serta aktif berkoordinasi dengan petugas resmi di lapangan.

“Kolaborasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi kunci utama kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” kata Suci.

Data Kemenhaj mencatat hingga hari ke-16 operasional haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) dengan total 97.139 jemaah dan 996 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia.

Sementara itu, sebanyak 239 kloter dengan 92.739 jemaah dan 952 petugas telah tiba di Madinah dan menempati akomodasi yang disiapkan.

Adapun pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga terus berlangsung. Tercatat 88 kloter dengan 34.244 jemaah dan 352 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.


messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id