Arab Saudi Gelontorkan Investasi Rp57 Triliun untuk Bangun Enam Kawasan Baru di Makkah
HIMPUHNEWS — Pemerintah Arab Saudi terus mempercepat transformasi Kota Makkah melalui proyek pengembangan kawasan berskala besar. Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-tempat Suci (Royal Commission for Makkah City and Holy Sites) resmi mengumumkan pemberian enam lokasi pengembangan baru dengan nilai investasi mencapai SR13,3 miliar atau sekitar Rp57 triliun.
Melansir Saudi Press Agency, Proyek tersebut mencakup area seluas lebih dari 2,7 juta meter persegi dan menjadi bagian dari program Developed Districts Program yang dirancang untuk memperkuat kualitas lingkungan perkotaan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan daya saing investasi di Kota Suci.
Langkah ini juga menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan Arab Saudi yang terus digencarkan seiring meningkatnya kebutuhan layanan bagi penduduk dan jutaan jemaah yang datang setiap tahun.
Enam Kawasan Strategis Jadi Fokus Pengembangan
Komisi Kerajaan Makkah menyebut enam lokasi yang ditetapkan dalam proyek pengembangan tersebut berada di sejumlah kawasan strategis kota.
Kawasan tersebut meliputi Jurhum Selatan, Al-Khalidiyah, Al-Hajlah, Al-Hindawiyah Timur, Al-Hindawiyah Selatan, dan Al-Hindawiyah Barat.
Seluruh proyek akan dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan pengembang properti, perusahaan investasi, serta berbagai dana investasi yang terlibat dalam proyek perkotaan berskala besar.
Model kemitraan tersebut diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan pembangunan sekaligus menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi Kota Makkah.
Tingkatkan Infrastruktur dan Kualitas Hidup
Menurut Komisi Kerajaan Makkah, proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Pengembangan kawasan akan mencakup peningkatan efisiensi pemanfaatan lahan, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan kualitas layanan publik di berbagai wilayah yang menjadi prioritas pembangunan.
Selain itu, proyek tersebut juga ditujukan untuk mengatasi sejumlah tantangan perkotaan sekaligus memperkuat daya tarik investasi di Makkah.
Melalui pembangunan yang lebih terintegrasi, pemerintah Saudi berharap kawasan-kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mendukung pertumbuhan kota secara berkelanjutan.
Dorong Daya Saing Kota Suci
Investasi senilai SR13,3 miliar menunjukkan besarnya perhatian pemerintah Arab Saudi terhadap pengembangan Makkah sebagai kota suci sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan layanan.
Pembangunan kawasan baru ini diharapkan mampu memperkuat posisi Makkah sebagai destinasi utama umat Islam dunia yang tidak hanya unggul dalam pelayanan jemaah, tetapi juga memiliki infrastruktur perkotaan modern dan berkelanjutan.
Komisi Kerajaan Makkah menegaskan bahwa proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari upaya mengintegrasikan fungsi regulasi dan pembangunan sehingga menghasilkan proyek perkotaan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial dalam jangka panjang.
Pengembangan enam kawasan baru tersebut menjadi bagian dari transformasi besar yang tengah dilakukan Arab Saudi di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, investasi, dan pembangunan perkotaan.
Dengan luas area mencapai lebih dari 2,7 juta meter persegi, proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu pengembangan kawasan terbesar yang saat ini berlangsung di Makkah.
Ke depan, pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan kota yang terus berkembang sekaligus memperkuat kesiapan Makkah dalam melayani jutaan jemaah haji dan umrah yang datang dari seluruh dunia setiap tahun.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

