himpuh.or.id

Indonesia Jadi Penyumbang Jamaah Umrah Terbesar Kedua di Musim 1448H, Jumlahnya Tembus 170 Ribu Orang

Kategori : Berita, Ditulis pada : 20 Juli 2026, 09:00:53

b2f178b9-b7a8-4c85-8cff-4bcc3db5c08b-1770171968544.jpg

HIMPUHNEWS - Musim Umrah 1448 Hijriah dibuka dengan lonjakan jumlah jamaah dari berbagai negara. Pemerintah Arab Saudi mencatat sebanyak 931.500 jamaah telah memasuki Kerajaan menggunakan visa umrah sejak 15 Dzulhijjah hingga akhir Muharram. Angka tersebut meningkat 22,5 persen dibandingkan periode yang sama pada musim umrah sebelumnya.

Data yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Pilgrim Experience Program itu menunjukkan tren positif penyelenggaraan umrah sekaligus menjadi salah satu indikator berkembangnya sektor pelayanan ibadah yang didorong melalui implementasi Saudi Vision 2030.

Selain peningkatan jumlah pemegang visa umrah, Arab Saudi juga mencatat lebih dari 1,27 juta jamaah dari luar negeri tiba di negara tersebut sepanjang periode yang sama.

Dalam daftar negara asal jamaah, Pakistan menjadi penyumbang terbesar dengan sekitar 200.000 jamaah.

Indonesia berada di peringkat kedua dengan sekitar 170.000 jamaah, disusul Irak di posisi ketiga yang mengirimkan sekitar 130.000 jamaah.

Posisi Indonesia sebagai salah satu penyumbang jamaah terbesar menunjukkan tingginya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah serta memperkuat hubungan keagamaan antara Indonesia dan Arab Saudi.

75 Persen Jamaah Datang Melalui Jalur Udara

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga melaporkan mayoritas jamaah umrah dari luar negeri memasuki Arab Saudi melalui jalur udara.

Sebanyak 75 persen jamaah menggunakan penerbangan internasional, sedangkan 25 persen lainnya masuk melalui jalur darat dan pelabuhan laut.

Dominasi transportasi udara tersebut menunjukkan semakin besarnya peran konektivitas penerbangan internasional dalam mendukung kelancaran perjalanan ibadah umrah.

Digitalisasi Jadi Penopang Lonjakan Jamaah

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menilai peningkatan jumlah jamaah turut didukung penguatan layanan digital dan operasional yang terus dikembangkan.

Berbagai inovasi dilakukan untuk mempermudah proses perjalanan jamaah, mulai dari tahap perencanaan keberangkatan, pengurusan layanan, hingga kepulangan ke negara asal.

Selain meningkatkan efisiensi operasional, pengembangan layanan tersebut juga bertujuan memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas bagi jamaah umrah dari berbagai negara.

Upaya tersebut merupakan bagian dari implementasi Saudi Vision 2030 yang menempatkan pelayanan kepada tamu Allah sebagai salah satu prioritas utama pemerintah Arab Saudi.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id