himpuh.or.id

Kondisinya Aman! Dua Penerbangan dari Arab Saudi Mendarat di Bandara Kertajati

Kategori : Berita, Ditulis pada : 06 September 2026, 19:43:02

FotoJet (95).jpg

HIMPUHNEWS — Dua penerbangan Garuda Indonesia dari Arab Saudi dialihkan pendaratannya ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, menyusul penutupan sejumlah bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kedua penerbangan tersebut berasal dari Jeddah dan Madinah. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan paper test, Bandara Kertajati masih dinyatakan aman dan belum terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Saya ingin sampaikan juga ke masyarakat bahwa ada dua flight Garuda dari Jeddah dan Madinah kami alihkan pendaratannya ke Bandara Kertajati. Sejauh ini berdasarkan hasil paper test yang dilakukan di Bandara Kertajati, Bandara Kertajati belum terdampak. Masih memungkinkan," kata Dudy dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/9/2026).

Meski demikian, Dudy mengingatkan kondisi cuaca dan pergerakan abu vulkanik masih sangat dinamis. Karena itu, maskapai diminta terus mengantisipasi kemungkinan perubahan arah sebaran abu yang dapat memengaruhi wilayah Kertajati.

"Mengingat cuaca yang selalu dinamis, kami minta supaya airlines juga mengantisipasi atau mewaspadai apabila penyebaran dari debu vulkanik ini mengarah ke Kertajati," ujarnya.

Dudy mengatakan pemerintah juga membuka opsi pengalihan penerbangan lainnya ke sejumlah bandara yang tidak terdampak abu vulkanik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga konektivitas penerbangan, khususnya bagi masyarakat yang tetap membutuhkan perjalanan menuju Jakarta.

"Kami juga tawarkan kepada airlines yang lain apabila memungkinkan untuk dilakukan penerbangan di luar bandara-bandara yang terdampak," kata Dudy.

Selain Kertajati, pemerintah menyiapkan sejumlah bandara di Pulau Jawa sebagai alternatif pendaratan penerbangan dari luar Jawa maupun penerbangan internasional.

"Kami menyiapkan alternatif seperti di Kertajati, kemudian Bandara Semarang, Ahmad Yani, dan juga Bandara Surabaya, Juanda. Jadi ada beberapa bandara di Jawa yang kami persiapkan sebagai alternatif," ungkapnya.

Sementara itu, enam bandara masih ditutup sementara karena hasil pemeriksaan paper test masih menunjukkan adanya paparan abu vulkanik. Keenam bandara tersebut yakni Bandara Radin Inten II Lampung, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Pondok Cabe, Budiarto Curug, dan Husein Sastranegara Bandung.

"Dengan kondisi berdasarkan pemantauan terakhir di mana masih terdeteksi berdasarkan paper test-nya di keenam bandara yang tadi saya sebutkan positif, sehingga untuk empat jam ke depan kami masih melakukan penutupan," kata Dudy.

Pemerintah, lanjut Dudy, akan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan kondisi cuaca sebelum menentukan langkah operasional penerbangan selanjutnya.

Untuk penerbangan yang terdampak, maskapai juga diminta melakukan koordinasi dan menyesuaikan operasional dengan kondisi keselamatan penerbangan di masing-masing bandara.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id