himpuh.or.id

1.111 Flight Terganggu, 171 Ribu Penumpang Kena Imbas: Ini Data Dampak Erupsi Anak Krakatau di Soetta-Halim

Kategori : Berita, Ditulis pada : 07 September 2026, 08:32:51

WhatsApp Image 2026-09-07 at 08.37.31.jpeg

HIMPUHNEWS — Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026) tidak hanya menyemburkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, tetapi juga memicu gangguan besar pada transportasi udara.

Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma menjadi dua titik yang paling terdampak. Operasional penerbangan sipil di kedua bandara dihentikan sementara karena sebaran abu vulkanik dinilai berisiko terhadap keselamatan penerbangan.

Dampaknya sangat luas.

Jika digabungkan, 1.111 penerbangan terdampak di dua bandara tersebut. Di Soekarno-Hatta terdapat 1.039 penerbangan terdampak, sedangkan di Halim Perdanakusuma sebanyak 72 penerbangan dibatalkan.

Jumlah penumpang yang terkena dampak pun mencapai lebih dari 171 ribu orang.

Berikut rangkaian data dan fakta penting di balik gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

1.039 Penerbangan Terdampak di Soekarno-Hatta

Bandara Soekarno-Hatta menjadi titik dengan dampak terbesar.

Penghentian operasional penerbangan dimulai sejak pukul 00.15 WIB pada Minggu. Masa penutupan kemudian beberapa kali diperpanjang hingga Senin, 7 September 2026 mulai pukul 00.00 hingga pukul 08.59 WIB.

Selama periode tersebut, tercatat 1.039 penerbangan terdampak.

Namun angka itu tidak seluruhnya berupa pembatalan penerbangan. Dampak mencakup pembatalan, keterlambatan, pengalihan pendaratan ke bandara lain, dan perubahan operasional lainnya.

"Akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya," ujar Yudistiawan.

746 Domestik, 272 Internasional, 21 Kargo

Dari 1.039 penerbangan yang terdampak di Soekarno-Hatta, mayoritas merupakan penerbangan domestik.

Rinciannya:

  • 746 penerbangan domestik

  • 272 penerbangan internasional

  • 21 penerbangan kargo

"Jumlah tersebut terdiri dari 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional, dan 21 penerbangan kargo, dengan total sebanyak 166.351 penumpang," ucap Yudistiawan.

Dengan demikian, gangguan di Soekarno-Hatta saja berdampak terhadap 166.351 penumpang.

Sebagian penumpang memilih melakukan penjadwalan ulang penerbangan, meminta pengembalian dana, atau meninggalkan bandara setelah menunggu kepastian perjalanan.

Halim: 72 Penerbangan Batal

Gangguan serupa terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Operasional penerbangan sipil di bandara tersebut awalnya dihentikan sejak pukul 07.20 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Namun penutupan kemudian terus diperpanjang.

Pertama hingga pukul 14.00 WIB, lalu pukul 18.00 WIB, dan akhirnya sampai pukul 23.59 WIB.

General Manager Operasional Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Ali Sudibyo mengatakan sebanyak 72 penerbangan dibatalkan selama masa penghentian operasional.

"Departure 36 penerbangan cancel. Arrival 36 penerbangan cancel," ungkap Ali.

Rinciannya terdiri dari 36 penerbangan keberangkatan dan 36 penerbangan kedatangan.

Pembatalan tersebut berdampak terhadap 4.982 calon penumpang.

Lebih dari 171 Ribu Penumpang Terdampak

Jika jumlah penumpang di kedua bandara digabungkan, sedikitnya 171.333 penumpang terdampak.

Angka tersebut berasal dari:

  • Soekarno-Hatta: 166.351 penumpang

  • Halim Perdanakusuma: 4.982 penumpang

Sementara total penerbangan yang terdampak mencapai 1.111 penerbangan.

Angka itu terdiri dari 1.039 penerbangan terdampak di Soekarno-Hatta serta 72 penerbangan yang dibatalkan di Halim.

Penutupan Berlanjut hingga Senin Pagi

Gangguan tidak berhenti pada Minggu malam.

Operasional Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma kembali diperpanjang penutupannya hingga Senin (7/9/2026) pukul 08.59 WIB.

Perpanjangan penutupan dilakukan setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menjadi pertimbangan keselamatan penerbangan.

Dengan kondisi tersebut, ribuan penerbangan yang sebelumnya dijadwalkan melalui dua bandara utama itu harus mengalami penyesuaian, mulai dari pembatalan, keterlambatan hingga pengalihan menuju bandara alternatif.

Angka Kunci Dampak Erupsi Anak Krakatau

1.111 penerbangan
Total penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

1.039 penerbangan
Jumlah penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta.

746 penerbangan domestik
Penerbangan domestik terdampak di Soekarno-Hatta.

272 penerbangan internasional
Penerbangan internasional terdampak di Soekarno-Hatta.

21 penerbangan kargo
Penerbangan kargo terdampak di Soekarno-Hatta.

166.351 penumpang
Jumlah penumpang terdampak di Soekarno-Hatta.

72 penerbangan
Jumlah penerbangan yang dibatalkan di Halim Perdanakusuma.

4.982 penumpang
Jumlah calon penumpang terdampak di Halim.

171.333 penumpang
Total penumpang terdampak di kedua bandara.

08.59 WIB
Batas perpanjangan penutupan operasional Soekarno-Hatta dan Halim pada Senin (7/9/2026) berdasarkan informasi terakhir dalam bahan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id