himpuh.or.id

Manasik Haji 2026 Diperkuat, Menhaj Minta Jemaah Tak Terlalu Bergantung KBIHU di Tanah Suci

Kategori : Berita, Ditulis pada : 28 September 2026, 06:00:27

ee867ead-d20a-4e78-8c72-d51f6b4c5ce9-1790353275445.jpeg

HIMPUHNEWS — Jemaah haji Indonesia didorong lebih mandiri saat menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Bekal itu harus dibangun sejak pelaksanaan manasik, dengan memastikan calon jemaah memahami tata cara ibadah hingga kebijakan layanan yang akan mereka jalani selama berada di Arab Saudi.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf saat membuka Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional Tahun 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (25/9/2026).

“Kita ingin semua calon jemaah haji memahami wajib, rukun, dan sunah haji. Yang kedua, kami ingin jemaah kita mandiri dan tidak bergantung kepada KBIHU ketika sudah berada di Tanah Suci,” ujar Menhaj.

Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah tersebut menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

KBIHU Diminta Tak Sekadar Menyampaikan Materi

Untuk mewujudkan jemaah yang mandiri, Menhaj meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memanfaatkan masa manasik secara maksimal. Pembimbingan, menurutnya, harus mampu memberikan penjelasan secara rinci mengenai setiap tahapan ibadah yang akan dijalani jemaah.

Ukuran keberhasilan manasik bukan hanya tersampaikannya materi, tetapi juga kesiapan jemaah ketika harus menjalankan rangkaian ibadah secara mandiri. Dengan bekal yang cukup sejak di Tanah Air, jemaah diharapkan sudah memahami tindakan yang harus dilakukan tanpa terus menunggu arahan pendamping.

“Saya minta KBIHU memberikan penjelasan serinci-rincinya tentang haji. Jangan sampai nanti jemaah sudah berada di sana tetapi masih bingung, ‘Saya harus apa? Umrah wajib bagaimana caranya?’ Semuanya harus sudah siap dari sini,” tegasnya.

Penguatan pemahaman tersebut mencakup rukun, wajib, hingga sunah haji. Dengan demikian, calon jemaah tidak hanya mengetahui urutan pelaksanaan ibadah, tetapi juga memahami dasar dari setiap rangkaian yang akan mereka jalankan.

Perbedaan Fikih Harus Dipahami Sejak Manasik

Manasik juga dipandang penting untuk membangun kesiapan jemaah menghadapi perbedaan praktik ibadah. Menhaj menilai pemahaman mengenai adanya perbedaan pendapat dalam sejumlah persoalan fikih perlu diberikan sejak sebelum keberangkatan.

Bekal tersebut diharapkan membuat jemaah tidak mudah bingung maupun terlibat perdebatan ketika menemukan praktik yang berbeda selama menjalankan ibadah haji.

“Kita ingin semua rukun dan wajibnya dipahami dari sini. Kalau memang ada perbedaan, harus dipahami sejak awal sehingga ketika di sana tidak perlu saling berbantah-bantahan. Jemaah sudah saling memahami dan saling menghargai,” katanya.

Dengan pemahaman tersebut, manasik bukan hanya diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan teknis calon jemaah, tetapi juga membangun sikap saling menghormati ketika menghadapi perbedaan selama berada di Tanah Suci.

Tanazul dan Murur Masuk Bekal Jemaah

Selain materi dasar ibadah, Menhaj meminta skema layanan haji seperti tanazul dan murur dijelaskan secara terang kepada calon jemaah dalam rangkaian manasik.

Pemahaman mengenai layanan tersebut diperlukan agar jemaah mengetahui kebijakan operasional yang akan mereka jalani selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Dengan pola tersebut, manasik diharapkan tidak berhenti sebagai forum penyampaian materi. Proses pembimbingan diarahkan untuk membentuk jemaah yang memahami ibadah, mengetahui langkah yang harus diambil dalam berbagai tahapan, serta mampu menjalankan aktivitas haji tanpa selalu bergantung kepada pembimbing.

“Semua harus sudah siap dari sini,” katanya.

Kick Off Manasik Haji Akbar Nasional di Madiun juga diikuti calon jemaah dari berbagai daerah secara daring. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya pelaksanaan manasik haji secara nasional menjelang penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id