Saudi Buka Perluasan Jalan Lingkar Ketiga Makkah, Jarak ke Masjidil Haram Terpangkas hingga 60 Persen

HIMPUHNEWS — Akses menuju Masjidil Haram dan fasilitas Jamarat di Mina semakin dekat setelah Arab Saudi membuka ruas perluasan Jalan Lingkar Ketiga Makkah. Proyek infrastruktur ini memangkas jarak perjalanan dari sejumlah titik penting sekaligus meningkatkan kapasitas jaringan jalan di kota suci tersebut.
Mengutip kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci mengumumkan pembukaan ruas tambahan jalan tersebut. Jalan Lingkar Ketiga merupakan salah satu dari empat jalan lingkar yang mengelilingi Makkah.
Dampak proyek terlihat dari perubahan jarak tempuh. Perjalanan dari Simpang Pangeran Muteb menuju Masjidil Haram kini menjadi 6,5 kilometer, turun dari sebelumnya 16,5 kilometer. Adapun jarak menuju fasilitas Jamarat di Mina menyusut dari 12 kilometer menjadi 4 kilometer.
Kapasitas Jalan Capai 170 Ribu Kendaraan per Hari
Selain memangkas jarak perjalanan, ruas baru ini dirancang untuk menampung hingga 170.000 kendaraan per hari dalam dua arah. Kapasitas tersebut diharapkan mendukung kelancaran pergerakan kendaraan, terutama ketika mobilitas meningkat pada periode padat dan musim ibadah.
Perluasan jalan membentang di bagian barat Jalan Lingkar Ketiga, mulai dari Simpang Pangeran Muteb hingga Simpang Masjidil Haram. Jalur tersebut melewati Simpang Pangeran Sultan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterhubungan antarkawasan di Makkah.
Komisi Kerajaan menyatakan proyek tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi jaringan jalan sekaligus mempermudah akses warga dan pengunjung di kawasan Al-Mursalat dan Al-Aziziyah.
Dukung Mobilitas Jemaah Haji dan Umrah
Peningkatan akses jalan menjadi salah satu upaya Arab Saudi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan memperkuat kesiapan infrastruktur kota suci, khususnya saat musim haji dan umrah.
Konektivitas yang lebih baik diharapkan mempermudah perjalanan menuju sejumlah tujuan utama, mengurangi beban lalu lintas di jalan-jalan sekitar, serta meningkatkan kelancaran mobilitas warga dan jemaah.
Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci juga melanjutkan berbagai proyek pengembangan jalan dan sistem transportasi. Program tersebut diarahkan untuk membangun jaringan jalan yang lebih terintegrasi dan efisien, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempermudah pergerakan penduduk dan jemaah yang datang ke Makkah.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
